Home  /  Berita  /  Peristiwa

Berharap Ada Keajaiban, AHY Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Kru KRI Nanggala 402

Berharap Ada Keajaiban, AHY Ajak Masyarakat Doakan Keselamatan Kru KRI Nanggala 402
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Istimewa)
Sabtu, 24 April 2021 16:18 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengajak masyarakat seluruh masyarakat untuk mendoakan agar KRI Nanggala 402 bisa segera ditemukan. Di berharap, 53 kru KRI Nanggala 402 bisa selamat dan segera kembali berkumpul bersama keluarga.

"Saya mengajak segenap masyarakat khususnya kepada seluruh kader Demokrat agar dalam salatnya di bulan suci Ramadhan ini atau saat beribadah sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing mohon selipkan doa untuk keselamatan para patriot bangsa KRI Nanggala-402," kata AHY melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi GoNews.co, Sabtu (24/4/2021).

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berharap adanya keajaiban sehingga para kru KRI Nanggala 402 bisa segera mendapatkan pertolongan.

Sebagai mantan anggota TNI, ia bercerita bahwa tidak banyak yang bisa merasakan kegentingan situasi seperti saat ini. Dalam kondisi seperti ini, doa menjadi kekuatan dan kunci dalam proses pencarian KRI Nanggala-402.

"Saya pribadi dan keluarga sangat mengikuti perkembangan proses evakuasi ini yang berkejaran dengan waktu karena bertambahnya waktu pencarian berkaitan langsung dengan cadangan oksigen bagi para awak kapal selam yang ada di dalamnya," imbuhnya.

AHY mengatakan bahwa latihan tempur bagi anggota TNI seperti yang dilakukan KRI Nanggala 402 merupakan wujud pelaksaan tugas negara. Pelaksanaan pelatihan merupakan salah satu kesiapan melindungi negara.

"Latihan adalah wujud pelaksanaan tugas negara. Karena mana mungkin siap bertempur untuk melindungi negaranya kalau tidak melaksanakan latihan secara sungguh-sungguh," jelasnya.

Dalam proses berlatih, kata AHY, ada dua hal yang dilakukan oleh seorang pemimpin. Pertama menyukseskan latihan tersebut dan menjaga keselamatan anggotanya. "Menyukseskan pelatiham artinya menyukseskan tugas negara kedua keselamatan para prajurit," jelasnya.

AHY menjelaskan, hilangnya 53 kru KRI Nanggala-402 tidak hanya persoalan hilanya 53 nyawa sebagai patriot pelindung negara. 53 kru juga merupakan harapan dan pengampu tanggung jawab untuk keluarganya.

"Bukan hanya 53 nyawa para patriot pelindung negara tetapi juga memikirkan harapan orang tua, istri, anak, dan saudara yang menggatungkan hidup pada mereka. Karenanya satu nyawa prajurit TNI tentu sangat berharga," tutur AHY.***

wwwwww