Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Serius Garap Layanan Online, Dukcapil Tangsel: Masa Kalah sama Kalimantan

Serius Garap Layanan Online, Dukcapil Tangsel: Masa Kalah sama Kalimantan
Lembar informasi layanan online di Dukcapil Tangsel, Banten. (foto: gonews.co/zul)
Jum'at, 16 April 2021 16:21 WIB
TANGERANG SELATAN - Seorang warga Kota Tangsel (Tagerang Selatan) mendatangi Kantor Dinas Dukcapil Kota Tangsel pada Jumat (16/4/2021), untuk memohon pencetakan baru KTP-elnya yang hilang. Berkas laporan kehilangan dari polisi dan copy-an KTP KK, sudah di tangannya.

"Di Mall Teras Kota," kata seorang petugas yang disapa sebagai Pak Ramadhan kepada warga tersebut, seraya menyebut nama beberapa mall lainnya.

Penunjukkan lokasi mall tersebut merujuk pada lokasi mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri) berada. ADM adalah mesin layanan pencetakan dokumen kependudukan secara mandiri yang bisa digunakan oleh masyarakat.

"Tapi daftar dulu via online, alamat situsnya terpampang di papan informasi," kata Pak Ramadhan sembari menunjuk ke papan informasi di depan pintu masuk.

Ia melanjutkan, di papan itu jelas jam-jam pelayanannya. Nanti juga akan ada pilihan untuk pengambilan KTP-el baru yang sudah dicetak, termasuk pilihan antar dokumen ke rumah. Ia menegaskan, tidak ada lagi pelayanan pengajuan cetak KTP-el yang hilang, di Kantor Dinas Dukcapil Tangsel.

Bagi Dukcapil Tangsel, ini adalah bagian dari implementasi Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri). Kepala Dinas Dukcapil Tangsel, Dedi Budiawan, optimis teknis pengajuan cetak KTP-el secara online ini bisa berjalan baik di Kotanya.

Ia tak menampik bahwa ada saja warganya yang masih gagap teknologi sehingga tak bisa mengajukan sendiri pencetakan KTP-el secara online. Tapi selalu ada cara untuk melangkah maju.

"Bisa dibantu daftarkan oleh anaknya," kata Budi kepada GoNEWS.co.

Atau lanjut dia, "Bisa datang ke MPP (Mall Peyanan Publik) yang terletak di samping Kantor Dukcapil, tapi tidak boleh diwakilkan kecuali oleh orang yang masih dalam 1 KK (Kartu Keluarga) yang sama,".

"Masa kalah sama Kalimantan yang sudah 1000% online," ujar Budi.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Pemerintahan
wwwwww