Home  /  Berita  /  GoNews Group

Aspirasi Andi Yuliani Paris terkendala Mikrofon Mati dalam Paripurna Penutupan

Aspirasi Andi Yuliani Paris terkendala Mikrofon Mati dalam Paripurna Penutupan
Anggota Fraksi PAN DPR RI dari daerah pemilhan Sulawesi Selatan II, Andi Yuliani Paris dalam suatu kesempatan rapat Komisi VII di DPR RI, Senayan, Jakarta. (foto: dok. ist.)
Rabu, 10 Februari 2021 18:21 WIB
JAKARTA - Anggota Fraksi PAN (Partai Amanat Nasional) DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia), Andi Yuliani Paris, mengaku 'kesal' karena tidak bisa menggunakan kesempatannya untuk bicara dalam Rapat Paripurna ke-13 penutupan Masa Persidangan III Tahun Sidang 2020-2021, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (10/2/2021).

"Iya, saya kesal," kata Andi kepada GoNews.co, Rabu.

Ia menjelaskan, saat rapat paripurna masih berlangsung dirinya telah mendapat kesempatan untuk menyampaikan aspirasi sebagai anggota parlemen. Namun, mikrofon Andi tak bisa digunakan hingga beberapa saat sebelum rapat ditutup. Padahal, tak kurang dari 3 poin krusial yang ingin Ia sampaikan dalam forum tinggi tersebut.

"Tadi (ketika rapat sudah selesai) aku sempat colek Pak Azis (Wakil Ketua DPR RI); 'Kenapa mikrofon ku mati?'. Kata Azis; 'Bukan aku yang mimpin.'" tutur Andi.

"Semoga kedepannya mikrofon tidak mati," ujar Legislator daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Selatan II itu.

Pantauan saat sidang, Andi sempat meminta kesempatan menyampaikan aspirasi kepada pimpinan rapat yakni Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

"Izin pimpinan. Saya, Andi Yuliani Paris. Tadi sempat dapat kesempatan tapi mikrofon saya mati," kata Andi.

Dasco yang saat itu tengah menyampaikan rangkaian kalimat penutup rapat, tak menanggapi permintaan Andi, karena durasi rapat yang ditetapkan telah mencapai batas.

Hadir di meja pimpinan rapat saat itu, Ketua DPR, Puan Maharani, didampingi Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, Muhaimin Iskandar, Rachmad Gobel, dan Sufmi Dasco Ahmad.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Politik, Nasional, GoNews Group
wwwwww