Home  /  Berita  /  GoNews Group

Polisi akan Telusuri Izin Aksi Unjuk Rasa 'Politis'

Polisi akan Telusuri Izin Aksi Unjuk Rasa Politis
Ilustrasi massa aksi unjuk rasa. (gambar: dok. ist. via liputan6.com)
Senin, 08 Februari 2021 13:39 WIB
JAKARTA - Kabid Humas Polda (Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah) Metro Jaya, Kombes Pol (Komisaris Besar Polisi) Yusri Yunus menyatakan, dirinya belum mengetahui adanya rencana aksi unjuk rasa mahasiswa.

"Belum tahu. Nanti, dicek dulu ya," kata Yusri saat dihubungi GoNews.co, Senin (8/2/2021).

Belum ada imbauan resmi dari Polda Metro Jaya, melalui Yusri.

Sebelumnya, sebuah pesan berantai berjudul 'Demonstrasi Rencana Pemakzulan Presiden Jokowi' telah beredar di jejaring Whatsapp.

"Kawal demokrasi, kawal keinginan rakyat yang berkeadilan, kawal konstitusi, kembalikan Pancasila dan UUD 45, kembalikan dwifungsi ABRI sebagai alat pertahanan keamanan negara serta berpolitik, bubarkan kabinet dan parlemen, bentuk DPRMPRS," bunyi kutipan substansi aksi dalam pesan berantai tersebut.

Tertulis di bagian akhir pesan berantai tersebut; "PIC: BEM Indonesia, Humas,". Tapi tak ada nama pejabat BEM yang bertanggungjawab dan nomor telepon konfirmasi.

Selain kepada polisi, GoNews.co telah mencoba mendapatkan konfirmasi rencana aksi tersebut dari kalangan mahasiswa. Pengurus BEM SI (Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia), misalnya. Sayangnya Ketua BEM SI, Remmy, belum menjawab telepon konfirmasi GoNews.co.

Sementara itu mantan Ketua BEM SI, Wildan, menyatakan bahwa pesan berantai berisi ajakan aksi unjuk rasa politis tersebut, bukan dari BEM SI.

"Itu bukan dari BEM SI," ujar Wildan melalui pesan WhatsApp, disertai dengan emoticon tertawa.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Politik, Nasional, GoNews Group
wwwwww