Home  /  Berita  /  GoNews Group

BUMN dan Perusahaan Swasta Siap Sponsori Kejuaraan Bulutangkis

BUMN dan Perusahaan Swasta Siap Sponsori Kejuaraan Bulutangkis
Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman.
Kamis, 04 Februari 2021 22:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA – Tampaknya PP PBSI akan mampu menlanjutkan program yang sudah digelar sebelumnya. Pasalnya, Ketua Umum PP PBSI, Agung Firman Sampurna menyebut sejumlah Badan Usaha Milik Negera (BUMN) dan perusahaan swasta nasional siap membantu atau mensponsori kejuaraan bulutangkis yang dibuat PP PBSI salah satunya Indonesia Open.

Jadwal Indonesia Open sendiri telah diumumkan oleh BWF yakni pada 8 – 13 Juni 2021, didahului kejuaraan Indonesia Masters pada 1 – Juni 2021.

“Pendekatan kami bukan lagi pakai pola charity tapi kami gunakan corporate branding, yang terpenting sekarang itu bukan yang danain, yang danain banyak. Sejumlah BUMN dan perusahaan swasta nasional juga sudah bicara dengan saya,” kata Agung Sampurna dalam Webinar yang diakan SIWO PWI DKI Jakarta, Kamis (4/1/2021).

Sementara itu, sponsor utama yang membantu kegiatan PP PBSI salah satunya Indonesia Open juga bakal diumumkan usai kepengurusan PP PBSI dilantik KONI Pusat.

Seperti diketahui, ajang Indonesia Open selama ini mendapatkan dukungan utama dari grup Djarum saja.

“Nanti akan seru pada waktunya (pengumuman sponsor-red). Pokoknya gini saja, begitu kita selesai dilantik, nantikan komite eksekutif ditunjuk, nanti kita acarain jadi mereka yang menyerahkan dananya,”

“Jadi sponsor utama, grand sponsor, main sponsornya nanti akan kami sampaikan karena kami sudah ada pembicaraan dengan teman-teman di kementerian BUMN terkait dengan hal ini juga,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Agung menjelaskan bahwa di bawah kepemimpinannya, Ketua Umum bersama dengan Sekjen tidak akan bersinggungan soal finansial.

Untuk itu, ia akan membentuk komite eksekutif atau manajemen eksekutif yang nantinya mengelola finansial PP PBSI.

“Begitu setelah pelantikan hal yang pertama yang akan kita announce itu adalah komite atau manajemen eksekutif,” kata Agung.

“Seperti yang saya bilang tadi BUMN yang akan memberikan sponsor ke kami, kami belum bisa menerima karena Ketum dan Sekjen PP PBSI tidak boleh terlibat. Baik secara langsung maupun tidak langsung untuk pengelolaan keuangan,” jelas Agung.

“Kami betul-betul menerapkan profesionalisme nanti yang akan bertugas manajemen atau komite eksekutif, mereka yang terima. Mereka nanti dibayar, nanti standar bayarannya kita buat lengkap,” pungkasnya. ***

wwwwww