Home  /  Berita  /  Internasional

Sopir Terlalu Percaya Google Maps, Mobil Honda Tercebur ke Kolam

Sopir Terlalu Percaya Google Maps, Mobil Honda Tercebur ke Kolam
Mobil Honda tercebur ke kolam di wilayah Andra Pradesh, India, karena sopir terlalu percaya pada arahan aplikasi navigasi Google Maps. (detik.com)
Senin, 01 Februari 2021 13:23 WIB
PRADESH -- Mobil Honda Amaze yang tercebur ke kolam gara-gara sopirnya terlalu percaya kepada apligasi navigasi Google Maps.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Andra Pradesh, India. Sedangkan sopir yang mengendarai mobil naas itu bernama Shivaram Balajepalli.

Dikutip dari detikcom yang melansir Gaadiwadi, Senin (1/2/2021), Shivaram tak curiga dengan arahan yang diberikan aplikasi navigasi tersebut. Ia mendapatkan rute alternatif yang bisa membawanya ke titik lebih cepat, tanpa ragu Shivaram mengikuti arahan tersebut.

Google Maps ternyata mengarahkan mobil yang dikendarai Shivaram ke sebuah kolam besar, hingga akhirnya tercebur ke dalamnya.

Beruntung Shivaram berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan mobilnya baru bisa dievakuasi setelah satu unit truk derek datang.

Dari foto yang disertakan dalam posting Facebook tampaknya ia menunjukkan bahwa Google Maps mengirim Shivaram ke jalan yang tidak beraspal. Kabar baiknya, mobil tidak mengalami kerusakan serius gara-gara waterhammer, dan setelah pemeriksaan cepat di bengkel, mobil kembali menyala.

Jangan Hanya Andalkan GPS

Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia, Sony Susmana kembali mengingatkan ketika pengemudi memasuki daerah yang masih asing atau belum mengenal rute jalan, jangan hanya mengandalkan GPS sepenuhnya.

''GPS memang penting sebagai alat pemandu selama dalam perjalanan. Tapi bukan bergantung 100%,'' ungkap Sony kepada detikcom.

Sony melanjutkan memang lebih baik bertanya kepada warga sekitar. Paling tidak mereka ini adalah orang-orang yang lebih paham daerah tersebut, Masalah tersasar juga bisa disebabkan pencitraan dari satelit yang mungkin belum di-update.

Belum lagi perihal sinyal di suatu daerah yang belum tentu mendukung untuk mengakses GPS. Hal ini juga bisa berpotensi mencari jalan lebih lama.

''Artinya ketika lingkungan, daerah memberikan tanda-tanda yang sudah tidak sesuai dengan tujuannnya, segera berhenti dan check lagi. Jangan ragu-ragu untuk bertanya,'' ujar Sony.

Tak kalah penting, rencanakan perjalanan dengan matang, khususnya hindari perjalanan di malam hari.

''Untuk daerah-daerah yang tujuannya tidak diketahui sebelumnya, hindari perjalanan malam hari, selain berpotensi sepi juga rawan kejahatan,'' ungkap Sony.

''GPS sebagai alat pemandu hanya 50%, sisanya pergunakan nalar dalam menentukan arahnya. Biasakan seperti itu untuk menghindari kesasar,'' imbuhnya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Peristiwa, Internasional
GoSumbar.com Warga Sumbar Ternyata Sambut Baik Tol Padang - Pekanbaru Ruas Sicincin, Realisasi Pembanguman Lebih Panjang dari Lahan yang Dibebaskan
GoSumbar.com Lewati Tanah Pusaka dan Produktif, Tol Padang - Pekanbaru Ruas Sicincin Akhirnya Refocusing ke Tol Lainnya
GoSumbar.com Legislator PKS Sebut Potensi Pengembangan Wakaf Uang di Tanah Air Cukup Besar
GoSumbar.com Wah... Ternyata Olahraga Rutin Saat Pandemi Covid-19 Bisa Jauhkan dari Resiko Kanker Payudara Lho!
GoSumbar.com Pemerintah harus Jadikan Proyek Food Estate sebagai Ikon Ketahanan Pangan RI
GoSumbar.com Partisipasi Masyarakat untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Wilayah Bencana Perlu Ditingkatkan
GoSumbar.com Bubarkan Relawan FPI saat Bantu Korban Banjir, Polisi: Mereka Pakai Atribut Terlarang
GoSumbar.com Beri Bantuan untuk Korban Banjir Jakarta, Relawan New FPI Dibubarkan Polisi
GoSumbar.com Facebook Hapus Laman Militer Myanmar
GoSumbar.com Gadis 14 Tahun Dicabuli Gara-gara Kirim Foto Bugil ke Pacar, Pelaku Ditangkap di Bangkinang
GoSumbar.com Rumahnya Dihancurkan Israel, Warga Palestina di Homsa Hidup Beratapkan Langit Saat Badai Salju Turun
GoSumbar.com Bancakan Dana Bansos Covid-19, Jika Serius KPK Bisa Temukan Aktor Utama Lewat Herman Herry dan Ihsan Yunus
GoSumbar.com Sisi Lain Desa Miliarder di Tuban, Tarsimah Hanya Bisa Lihat Orang Senang: Saya Tidak Dapat Apa-apa
GoSumbar.com MPR Dukung Polri dan BPN Berantas Mafia Tanah
GoSumbar.com Update Situasi Jalan Tol Jasa Marga yang Digenangi Banjir
GoSumbar.com Pahlawan Devisa asal Lombok Meninggal, Kepala BP2MI Sampaikan Duka Cita Mendalam
GoSumbar.com PAN Siapkan Eko Patrio, Desi Ratnasari dan Pasha Ungu di Pilkada DKI
GoSumbar.com Berhasil Gagalkan Penyelundupan 466 Kg Sabu, BNN dan Bakamla Tuai Pujian DPD RI
wwwwww