Home  /  Berita  /  GoNews Group

Menpora Tunggu Kepastian Kemenkes Soal Vaksin Atlet Pelatnas Prioritas

Menpora Tunggu Kepastian Kemenkes Soal Vaksin Atlet Pelatnas Prioritas
Menpora Zainudin Amali
Senin, 01 Februari 2021 17:06 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Menpora, Zainudin Amali meminta serius kepada para atlet, terlebih atlet yang diproyeksikan untuk olimpiade, dan yang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) untuk lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan Covid-19. Bahkan, Zainudin Amali akan memprioritaskan vaksin untuk atlet yang akan berjuang di Olimpiade.

Kehawatiran Menpora ini bukan tak berdasar, karena adanya atlet pelatnas angkat besi yang terindikasi terkena Covid-19 belum lama ini. Meski disisi lain pemerintah juga telah berusaha memberikan vaksin untuk masyarakat luas.

"Awalnya saya berharap kepada cabor yang pelatnas agar ketat protokol kesehatan, tapi saya kaget ada yang kena, meski kenanya bukan di pelatnas tetapi ketika mereka di izinkan pulang," ujar Amali di Jakarta, Senin (1/2/2021) siang.

Terkait pemberian vaksin kepada atlet, Menpora menyampaikan telah memberikan daftar usulan prioritas atlet untuk divaksin. Tetapi, kewenangan vaksinasi itu sendiri adalah dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Daftar usulan dari cabor sudah, tetapi sampai hari ini belum ada. Kewenangan untuk vaksin adalah dari Kemenkes, dan kita hanya dalam porsi menunggu saja," katanya lagi. 

"Kita memaklumi karena vaksin ini jumlahnya kan terbatas. Sekarang ini semua negara juga berusaha untuk mendapatkan vaksin dari sumbernya, sementara kebutuhannya sangat besar. Jadi, saya harap walaupun terbatasnya vaksin itu kita tetap bisa diprioritaskan. Hanya untuk beberapa saja yakni yang dipersiapkan untuk ke olimpiade ataupun ke kejuaraan-kejuaraan single event lainnya,' tambahnya.

Menpora juga berharap kepada para pimpinan cabang olahraga, pengelola pelatnas serta pelatih agar lebih konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan untuk para atletnya. "Di awal-awal saya senang, karena begitu ketatnya para atlet pelatnas ini, tidak bisa keluar dan orang dari luarpun tidak bisa masuk. Bahkan di salah satu pelatnas, jika mereka mendapat kiriman paket, baru tiga hari bisa diterima karena ada skrining dulu dan sebagainya," kenangnya.

"Kepada para pengelola pelatnas, pimpinan cabor, pelatih tolong lebih diperketat lagi seperti di awal-awal. Jadi, sekali lagi kepada para atlet yang sedang pelatnas untuk bisa menahan diri, karena sangat berpengaruh, jika terkena pasti tidak mungkin latihan, pasti isolasi dan untuk mengejar atau merecovery membutuhkan waktu cukup lama," urainya. ***

wwwwww