Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Respon Ide Sultan Najamudin, Pencetus Tapanuli Nias Adventure Inginkan 'Sumatera Adventure' Terwujud

Respon Ide Sultan Najamudin, Pencetus Tapanuli Nias Adventure Inginkan Sumatera Adventure Terwujud
Pemerhati dan pelaku pariwisata Ir. Sanggam Hutapea bersama Istri.(Foto: Dok Pribadi)
Rabu, 27 Januari 2021 17:28 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pemerhati dan pelaku pariwisata Ir. Sanggam Hutapea, MM, merespon ide Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin untuk pengembangan pariwisata di Pulau Sumatera.

Bahkan menurut Sanggam Hutapea, mengembangkan pariwisata di wilayah kawasan Sumatera, di tengah perhatian pemerintahan Joko Widodo saat ini membangun infrastruktur jalan tol lintas Sumatera, harus jadi moment yang tepat mewujudkan wisata "Sumatera Adventure" sekaligus bisa jadi lokomotif ekonomi baru .

"Kita tahu saat ini keseriusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun infrastruktur untuk koneksitas tol Jawa-Sumatera. Momen ini harus dimanfaatkan para Gubernur se-Wilayah Sumatera ( Lampung- Aceh) menggali dan mengembangkan potensi-potensi wisatanya," ujar Sanggam Hutapea, kepada wartawan, Rabu (27/1) di Jakarta.

Untuk mewujudkan "Sumatera Adventure" menjadi paket wisata, menurut alumni pasca sarjana Universitas Gajah Mada (UGM) ini, akan lebih mudah apa bila para gubernur Se-Wilayah Sumatera membentuk forum bersama sebagai wadah melakukan pertemuan rutin guna mempetakan potensi potensi wisata yang dimiliki masing-masing.

"Saya yakin setiap wilayah di Sumatera memiliki potensi wisata yang berbeda - beda. Potensi inilah yang digodok menjadi satu kesatuan sebagai paket wisata Sumatera Adventure," papar Sanggam Hutapea pencetus ide Tapanuli Nias Adventure, yang merupakan konsep pengembangan wilayah pariwisita di Tapanuli dan Nias.

Pengusaha sukses di Jakarta ini yakin dengan potensi wisata di Sumatera akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berpetualang. Menurutnya, para wisatawan ke Eropa bukan hanya memiliki satu tujuan di satu negara. Dia pun memaparkan pengalamannya yang setiap akhir tahun melakukan perjalanan wisata ke beberapa negara di dunia. Contohnya saat dia bersama keluarga berlibur dan memilih masuk dari Prancis.

"Tetapi kami tidak hanya tinggal di Paris, tetapi kami sudah merencanakan perjalan darat mengunjung beberapa negara Eropah lainnya seperti Belanda, Jerman, Inggris, Swiss, dan tentu sesuai dengan waktu yang sudah kami rencanakan untuk berlibur beberapa minggu atau hari," tandasnya.

"Jadi pengalaman inilah yang membuat saya yakin jika ada paket wisata Sumatera Adventure, akan menjadi paket menarik bagi wisatawan, apa lagi wilayah masing masing di Sumatera mempunyai daya tarik berbeda-beda, baik itu keindahan alamnya, udaranya, budaya, perkebunan, pertanian dan perikanan, serta barang barang souvernirnya," urai Sanggam Hutapea.

Jika para kepala daerah sudah satu presepsi dan tidak saling bersaing maka paket "Sumatera Adventure," dalam konsep pariwisata yang berkelanjutan akan menjadi pariwisata handal berkelas dunia sekaligus mampu menggerakkan ekonomi dan memberdayakan masyarakat.

Sanggam membayangkan, dalam beberapa tahun ke depan, akan banyak wisatawan landing di Medan misalnya, lalu meneruskan perjalanan darat hingga ke Sumatra Barat, Dengan menikmati beberapa tempat wisata di sepanjang jalan seperti Rumah Gadang dan Danau Singkarak. Begitu juga sebaliknya, wisatawan Akan landing di Padang lalu meneruskan perjalanan ke Aceh, melalui Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, Humbang Hasundutan, Parapat , Samosir, Dairi, Karo, Medan dan Aceh.

"Hal ini sangat memungkinkan oleh karena kesiapan Trans Sumatera yang saat ini dipacu pembangunannya," tandasnya.

Sanggam Hutapea optimis dengan paket wisata "Sumatera Adventure" jika dikemas para kepala daerah Se- Sumatera dalam satu konsep pengembangan, para wisatawan dunia seperti dari China dan Asia lainnya, akan melakukan petualangan di "Sumatera Adventure" dan para wisatawan mancanegara akan menghabiskan waktu di Sumatera setidaknya 6 - 10 hari

"Sumatera itu kaya akan wisata. Ada laut, danau, gunung, arung jeram dan beragam budaya, jadi harus dikelola dalam satu konsep pengembangan," tegas Sanggam Hutapea.

Ia pun mendorong Menteri Sandiaga Uno untuk lebih memperhatikan dan mengembangkan potensi wisata di wilayah Sumatera sebagai salah satu pusat destinasi wisata dengan standar internasional.***

GoSumbar.com Kritik Rencana Menpar Berkantor di Bali, DPD: Perhatikan Juga Potensi Wisata di Sumatera
GoSumbar.com Tagline Authentic Minangkabau Incar Brand Pariwisata Terpopuler API 2020
GoSumbar.com Ampiang Dadiah Masuk Nominator Minuman Terpopuler Anugerah Pesona Indonesia 2020
GoSumbar.com Sultan Najamudin: Jangan Cuma Paket Pelatihan, Hentikan Program Kartu Prakerja
GoSumbar.com Meski Sering Longsor, Warga Dumai Tetap Semangat Berwisata ke Sumatera Barat
GoSumbar.com Survei LKPI: Dikenal 94,3 Persen Responden, Nikson-Sarlandy Paling Populer sebagai Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Utara
GoSumbar.com Hadiri Syukuran IKPS Solok, Wagub Kembali Tekankan Soal Pengembangan Pariwisata Sumatera Barat
GoSumbar.com Libur Akhir Tahun, 6.000 Warga Riau Serbu Provinsi Sumatera Barat
GoSumbar.com Ini Empat Tempat Eksotis Bulan Madu di Sumatera Barat
GoSumbar.com Warga Sumbar Ternyata Sambut Baik Tol Padang - Pekanbaru Ruas Sicincin, Realisasi Pembanguman Lebih Panjang dari Lahan yang Dibebaskan
GoSumbar.com Lewati Tanah Pusaka dan Produktif, Tol Padang - Pekanbaru Ruas Sicincin Akhirnya Refocusing ke Tol Lainnya
GoSumbar.com Telunjuk Sakti dan Nagita, Dua-duanya Bikin Masyarakat Tak Perlu ke Disdukcapil
GoSumbar.com 9 Anggota Ombudsman RI Periode 2021 - 2026 Dikukuhkan di Istana
GoSumbar.com Guspardi Undang Masyarakat Sumbar Bahas DIM di DPR
GoSumbar.com Legislator PKS Sebut Potensi Pengembangan Wakaf Uang di Tanah Air Cukup Besar
GoSumbar.com Wah... Ternyata Olahraga Rutin Saat Pandemi Covid-19 Bisa Jauhkan dari Resiko Kanker Payudara Lho!
GoSumbar.com Pemerintah harus Jadikan Proyek Food Estate sebagai Ikon Ketahanan Pangan RI
GoSumbar.com Partisipasi Masyarakat untuk Cegah Penyebaran Covid-19 di Wilayah Bencana Perlu Ditingkatkan
wwwwww