Home  /  Berita  /  Politik

Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia

Sultan Najamudin: Polri Harus Bisa jadi Tonggak Utama Penegakan Hukum di Indonesia
Wakil Ketua DPD RI, Sultan Bachtiar Najamudin. (Foto: Istimewa)
Kamis, 21 Januari 2021 15:36 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin turut memberikan komentar terhadap terpilihnya Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Idham Azis yang akan memasuki masa purna bakti pada waktu Februari 2021.

"Beliau memiliki rekam jejak yang baik untuk memimpin institusi Polri. Dan selama ini Komjen Pol Listyo Sigit telah menunjukkan hasil kinerja-kinerja diatas rata-rata yang patut diapresiasi dalam hal mengangkat nama baik Kepolisian. Sewaktu menjabat Kabareskrim misalnya, ia berhasil menangkap buronan yang telah merugikan negara sebanyak triliunan rupiah, Djoko Candra. Bahkan dalam kasus tersebut beliau dengan tegas memecat 2 Jenderal yang terlibat. Hal ini menujukkan bahwa ia memiliki integritas dan dedikasi yang luar biasa terhadap isu penegakan hukum. Dan itu sikap utama yang harus dimiliki dalam kepemimpinan sebagai Kapolri", ujar Sultan B Najamudin di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Senator dari daerah pemilihan Provinsi Bengkulu ini juga sangat berharap bahwa presentasi pada saat fit and proper test yang dilakukan oleh Komisi III dalam membedah visi, misi serta program Komjen Pol Listyo Sigit dimasa yang akan datang dapat terwujudkan secara maksimal.

Tantangan penegakan hukum kedepan sangat kompleks dan multidimensional diantaranya adalah bagaimana menjaga pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibnas) ditengah pandemi Covid-19 dan kelesuan ekonomi. Dalam keadaan apapun Polri harus tetap dapat melaksanakan tugas untuk melayani, mengayomi, melindungi masyarakat serta menegakkan hukum dengan sebaik-baiknya.

Selain fokus kepada isu penegakan hukum terhadap kejahatan konvensional dan kejahatan transnasional, serta isu di internal tubuh Polri untuk dapat melanjutkan pelaksanaan reformasi kultural dengan sebaik-baiknya, tantangan utama lainnya adalah menghadapi isu-isu yang berkaitan dengan polarisasi sikap intoleransi dan aktifitas kelompok-kelompok radikal, ujarnya.

"Dan dengan terpilihnya nama Komjen Pol Listyo Sigit ke DPR RI sebagai calon Kapolri tersebut, kita semua harus optimis kepolisian Republik Indonesia dapat menjadi salah satu tonggak utama harapan penegakan hukum di Indonesia," pungkasnya.***

wwwwww