Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rifad Marasabessy Ngaku Siap Tempur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Rifad Marasabessy Ngaku Siap Tempur
2
Joseph Desmet Coba Patuhi Semua Instruksi Pelatih
Olahraga
19 jam yang lalu
Joseph Desmet Coba Patuhi Semua Instruksi Pelatih
3
Hanya Ada Satu Target Prastawa
Olahraga
20 jam yang lalu
Hanya Ada Satu Target Prastawa
4
David Singleton Bicara Soal Kartika Siti Aminah
Olahraga
19 jam yang lalu
David Singleton Bicara Soal Kartika Siti Aminah
5
Yonatan Tak Pernah Buang Kesempatan
Olahraga
19 jam yang lalu
Yonatan Tak Pernah Buang Kesempatan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Dukcapil Kemendagri Dukung Kemensos Selesaikan Perekaman Data KTP-el Warga Marginal

Dukcapil Kemendagri Dukung Kemensos Selesaikan Perekaman Data KTP-el Warga Marginal
Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah (kedua kiri) dalam acara perekaman dan pencetakan on the slot KTP-el di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Rabu (13/1/2021). (foto: ist./dukcapil)
Kamis, 14 Januari 2021 15:06 WIB
JAKARTA - Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerjasama dengan Kementerian Sosial dalam kegiatan jemput bola perekaman data KTP-el kepada sekitar 136 warga Marginal. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Aneka Bhakti Kemensos, Jakarta, Rabu (13/1/2021) kemarin.

Perekaman KTP-el warga marjinal, dinilai Dukcapil Kemendagri dan Kemensos sebagai hal penting karena bantuan sosial dari Kemensos diberikan sesuai dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat KTP-el penerima termasuk bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), dalam hal ini warga marjinal.

"Dari 136 warga marginal yang ada, sebanyak 49 warga sudah ada datanya dan langsung kami cetakkan KTP-el mereka dan dibagikan langsung di lokasi. Ini menjadi prioritas utama," ujar dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah kepada wartawan, Kamis (14/1/2020).

Selanjutnya, Zudan menjelaskan, sebanyak 68 warga PMKS itu sudah dicek secara biometrik dan demografik, yakni dengan mencocokkan sidik jari, irish mata di database Dukcapil. Hasilnya, sebanyak 15 warga yang cocok datanya langsung dicetakkan KTP-el nya kemudian langsung diserahkan pada yang bersangkutan.

Dalam kesempatan itu, juga ada 17 warga yang datanya ada dalam SIAK hingga kemudian dilakukan perekaman.

"Sedangkan sisanya memerlukan verifikasi yang lebih mendalam untuk mengecek apakah yang bersangkutan sudah terdata dengan nama lain, atau benar benar belum terdata," kata Zudan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pemerintahan, Nasional, GoNews Group
wwwwww