Home  /  Berita  /  GoNews Group

Towel: Penggagas Timnas TC ke Spanyol Harus Bertanggung Jawab

Towel: Penggagas Timnas TC ke Spanyol Harus Bertanggung Jawab
Pemain Timnas U 19 Indonesia saat menikmati makanan saat TC di Spanyol. (Foto: PSSI)
Selasa, 12 Januari 2021 22:54 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Kritik tajam soal kegagalan Timnas U 19 Indonesia melaksanakan laga uji coba selama TC di Spanyol juga dilontarkan mantan pengurus PSSI dan juga pengamat sepakbola, Tommy Welly. Bahkan, dia menyebut penggagas TC di Negeri Matador itu wajib mempertanggung jawabkan keputusannya karena tujuannya tidak jelas.

"Siapapun yang menggagas ide Timnas U 19 melakukan TC ke Spanyol wajib mempertanggung jawabkan keputusannya karena pelaksanaannya pada waktu yang tidak tepat dan sasaran yang tidak jelas," tegas Tommy Welly yang dihubungi Gonews.co Group, Selasa (12/1/2021).

Alasan Tommy Welly menyebut TC di Spanyol tidak jelas tujuannya karena lima jadwal laga uji coba yang sudah diumumkan ke publik sejak keberangkatan tak ada satupun yang terealisasi. Selama dua pekan lebih, David Maulana dan kawan-kawan hanya menjalani latihan dan internal game di Kota Salou yang cuacanya 2-10 derajat celcius.

Menurut Towel panggilaan akrab Tommy Welly, kegegalan Timnas U 19 menjalani laga uji coba itu sebagai bukti bahwa manajemen/pengelolaan Timnas di PSSI tidak direncanakan dengan baik. "Pelaksanaan TC di Spanyol itu sangat dipaksakan sekaligus memperlihatkan bahwa manajemen/pengelolaan Timnas di pssi tidak terencana dengan baik," ujarnya.

Lebih jauh, Tommy Welly mengatakan tidak mengetahui jelas apa tujuan PSSI memaksakan program TC ke Spanyol itu bisa terealisasi. Padahal, pelatih Timnas U 19 asal Korea Selatan, Shin Tae-yong sudah meminta pelaksanaan TC di Korea Selatan.

"Entah kenapa pula pssi sangat memaksakan program TC ke Spanyol karena sejak awal Shin Tae-yong meminta TC di Korsel," ujanya.

Seharusnya, kata Towel, PSSI mereview ulang semua program Timnas U 19 Indonesia karena Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) telah memutuskan pelaksanaan Puala Dunia U 20 yang semula dijadwalkan di Indonesia tahun 2021 diundur menjadi tahun 2023. Apalagi, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) juga melarang PSSI menggunakan dana APBN yang 50,6 miliar untuk kepentingan TC ke Spanyol.

Sebelumnya, PSSI sudah mengumumkan Timnas U 19 yang berangkat ke Spanyol 27 Desember lalu akan menjalani serangkaian uji coba selama TC. Yakni, melawan Gimnàstic Tarragona di Stadion Gimnàstic Tarragona (3/1/2021), Lleida Esportiu U-19 di Stadion CE Futbol Salou (5/1/2021), Sabadell U-19 di Stadion CE Futbol Salou (11/1/2021), Ceuta U-19 di Lapangan CE Futbol Salou (20/1/2021), dan Arab Saudi U-19 di Stadion CE Futbol Salou (27/1/2021). Namun, tak satupun jadwal laga uji coba itu terealisasi.

Yang mengejutkan lagi, David Maulana dan kawan-kawan akan kembali ke Indonesia lebih awal. Padahal, TC di Spanyol ditetapkan hingga 31 Januari 2021. "Kami memulangkan Timnas U-19 lebih cepat. Hal ini karena timnas U-19 tidak dapat menjalani pertandingan uji coba yang sudah direncanakan. Keputusan ini dilakukan usai kami berkomunikasi dengan Pelatih Shin Tae-yong dan Direktur Teknik Indra Sjafri," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Dia menyebut bahwa tujuan PSSI mengirimkan timnas U-19 ke Spanyol untuk menjaga mental skuat Garuda Nusantara. Ia menegaskan PSSI tetap berkomitmen terhadap timnas U-19. Meskipun Piala Dunia U-20 diundur ke tahun 2023, pemain-pemain ini akan menjadi pemain timnas U-23 atau timnas senior nantinya.

"Semua uji coba tidak bisa dilaksanakan karena tidak mendapat izin dari pemerintah setempat karena Spanyol pandemi Covid-19'nya masih tinggi. Kami menghormati keputusan pemerintah setempat dan tidak bisa memaksakan berlama-lama di Spanyol. PSSI juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Luar Negeri Indonesia yang sudah membantu kami agar dapat TC di Spanyol," tambah pria yang juga anggota Komite Eksekutif PSSI tersebut. ***

wwwwww