Home  /  Berita  /  Peristiwa

Helikopter yang Diterbangkan WNA Kena Tembak, Polres Mimika Masih Buru Pelaku

Helikopter yang Diterbangkan WNA Kena Tembak, Polres Mimika Masih Buru Pelaku
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A. M. Kamal di ruang kerjanya. (foto: ist./polda papua)
Kamis, 07 Januari 2021 06:03 WIB

PAPUA - Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A. M. Kamal mengungkapkan, telah terjadi penembakan helikopter di kampung Tsinga, distrik Tembagapura, kabupaten Mimika pada hari Rabu (6/1/2020) pukul 10.01 WIT oleh orang tak dikenal.

Helikopter yang jadi sasaran tembak merupakan milik PT Sayap Garuda Indah yang diterbangkan pilot warga negara asing (WNA) dengan nomor registrasi Eagle 407 HP/PK-ZGM.

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Kamis (7/1/2021), A. M. Akmal menuturkan, helikopter tersebut mulanya take off dari Bandara Baru Mozes Kilangin Timika untuk melaksanakan survei GPS di area Benangin dekat kampung Tsinga, Distrik Tembagapura.

Pada saat melakukan pengambilan foto udara tepat di Benangin, sekira pukul 08.40 WIT, pilot mencium bau fuell sehingga pilot mendarat di helipad Benangin dan melihat ada lobang di bodi pesawat. Selanjutnya, pilot kembali ke helipad 66 Tembagapura.

"Setelah helikopter PK-ZGM tiba di landasan helipad 66, pilot melakukan pengecekan dan mendapati adanya lubang kecil pada bagian bawah helikopter, kemudian melaporkan kepada pihak sekuriti PT FI guna pengecekan lebih lanjut," kata Kamal.

Hasil olah TKP yang dilakukan personel Satreskrim Polres Mimika dan Polsek Tembagapura, kata Kamal, helikopter PT SGI (Sayap Garuda Indah) Bell 407 HP/PK-ZGM terkena tembakan pada bodi sebelah kiri tepatnya di bawah pintu penumpang sebelah kiri, dan terdapat kebocoran bahan bakar pada bagian bawah helikopter.

Analisa sementara, helikopter ditembak pada saat terbang di ketinggian 1.500 kaki. Dugaan kuat, pelaku penembakan adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kalikopi.

"Tiga kru helikopter, yakni Stuward (pilot), Dave Jhon aviation manager (penumpang), serta Ardy Lotmaster (penumpang) dalam keadaan baik dan helikopter masih standby di helipad MP 66 Hidden Valley Tembagapura," kata Kamal.

Selain menerima laporan, berkoordinasi dengan pihak terkait dan melakukan olah TKP, kata Kamal, polisi juga melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan.

"Kasus tersebut dalam penanganan Polres Mimika," katanya menegaskan.

Dari kejadian tersebut, kata dia, tidak terdapat korban jiwa. Namun, dugaan kuat dilakukan oleh KKB Kalikopi.

Dari hasil penyelidikan, wilayah Benangin sendiri merupakan jalur perlintasan KKB Kalikopi dari markas KKB Kalikopi menuju kampung Tsinga untuk mendapatkan bahan makanan.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Peristiwa, Hukum, Nasional, GoNews Group
wwwwww