Home  /  Berita  /  Umum

Nikahi Cucu Pendiri Ponpes Gontor, Ini Mas Kawin Diberikan Din Syamsuddin

Nikahi Cucu Pendiri Ponpes Gontor, Ini Mas Kawin Diberikan Din Syamsuddin
Din Syamsuddin dan Rasdha Diana duduk bersanding setelah akad nikah. (detikcom)
Minggu, 03 Januari 2021 21:51 WIB

PONOROGO - Mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menikah dengan Dr Rashda Diana, di rumah pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, Ahad (3/1/2021) pagi.

Kepala KUA Mlarak Muhamad Auliyaussofi mengungkapkan mahar atau mas kawin yang diberikan Din kepada Rasdha.

''Mas kawin uang Rp3.012.021 dan emas 4.8 gram,'' tutur Kepala KUA Mlarak Muhamad Auliyaussofi kepada wartawan, Ahad (3/1/2021), seperti dikutip dari detik.com.

Sofi mengatakan prosesi ijab qabul kedua mempelai dilakukan langsung oleh wali nikah kakak mempelai wanita, Fairuz. Sementara saksi dari mempelai laki-laki yang hadir Waketum MUI Anwar Abbas dan putra Din Syamsuddin.

''Saya hanya bertugas menyaksikan dan mencatat serta membawa acara sesuai dengan syariat Islam dan menurut UU yang berlaku,'' terang Sofi.

Prof Dr KH Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau dikenal dengan Din Syamsuddin diketahui lahir di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, 31 Agustus 1958.

Sementara, istrinya Rashda Diana lahir di Ponorogo pada 5 Mei 1973. Rashda merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Rsadha merupakan putri dari almarhum KH Imam Subakir Ahmad yang merupakan putra dari pendiri Ponpes Gontor, KH Imam Zarkasyi.

Berdasarkan data dari laman litapdimas.kemenag.go.id, Rashda Diana adalah lektor di bidang keilmuan Syariah dan Ilmu Hukum.

Saat ini, ia mengajar di Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo.

Sementara dilansir dari situs unida.gontor.ac.id, Rashda Diana tercatat sebagai staf pengajar. Ia mengajar Sekolah Banding Fikih.

Sebelum mengajar di Gontor, Rashda Diana diketahui mengenyam pendidikan di Fakultas Syariah Islamiyah Al-Azhar, Kairo, Mesir.

Kemudian melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan program studi Pemikiran Jurusan Hukum Islam dan menyelesaikan program doktornya pada Juni 2019.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com dan kompas.com
Kategori:Peristiwa, Umum
wwwwww