Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ada 6 Program Jaring Pengaman Sosial 2021, 3 Mulai Dibagikan Presiden di Istana Besok

Ada 6 Program Jaring Pengaman Sosial 2021, 3 Mulai Dibagikan Presiden di Istana Besok
Presiden RI Joko Widodo saat memimpin ratas persiapan penyaluran bansos di Istana Negara pada Selasa (29/12/2020). (gambar: tangkapan layar video setpres)
Minggu, 03 Januari 2021 15:01 WIB

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo menyebut bahwa anggaran jaring pengaman sosial penanggulangan pandemi Covid-19 di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar lebih kurang Rp110 triliun.

Jumlah itu dialokasi untuk 6 program yakni:

1) Kartu Sembako/Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sosial (bansos) pangan, senilai Rp45, 1 triliun 18,8 juta penerima dengan nilai bansos masing-masing penerima sebesar Rp200.000.

2) Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp28,7 triliun untuk 10 juta penerima selama 4 triwulan atau setahun.

3) Bansos Tunai atau Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp12 triliun untuk 10 juta penerima degan nilai bansos masing-masing penerima sebesar Rp300 ribu selama 4 bulan.

4) Kartu Prakerja Rp10 triliun.

5) BLT Desa 14,4 triliun.

6) Diskon Listrik sebesar Rp3, 78 triliun selama 6 bulan.

Sehingga total anggaran 6 program tersebut mencapai kisaran Rp113, 98 triliun.

Presiden tak menyebut jumlah penerima Prakerja, BLT Desa dan Diskon Listrik. Jika merujuk pada target 2020, penerima Prakerja berjumlah 5.597.183 orang. Adapun BLT Desa atau BLT Dana Desa 2020 telah menjangkau 8.045.180 keluarga per 14 Desember, dengan sisa anggaran belum tersalurkan kala itu sebesar Rp8.045 triliun.

Terkait diskon listrik, jumlah penerima stimulus Covid-19 tahun 2020 sebanyak; 24,16 juta pelanggan Rumah Tangga 450VA; 7,87 juta pelanggan 900VA bersubsidi; lebih 459 ribu pelanggan Bisnis Kecil (B1) dan Industri Kecil (I1) berdasarkan data eksisting (dari program 2020) yang dirilis direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PT PLN, Bob Saril, Jumat (1/1/2021). Sehingga, kisaran jumlah penerima Diskon Listrik menuju angka 33 juta.

Dengan rincian hasil kurasi GoNews.co pada Minggu (3/1/2021) tersebut, total penerima bantuan dalam 6 program jaring pengaman sosial 2021 bisa mencapai kisaran 85 juta penerima.

Dalam rapat terbatas persiapan penyaluran bansos 2021 bersama jajaran menteri di Istana Negara, pada Selasa (29/12/2020) lalu, Presiden sebagaimana dipublikasi setpres menegaskan, tak boleh ada pungutan apapun dalam penyaluran bansos.

Mensos Tri Rismaharini, mendes PDTT Abdul Halim Iskandar, menko Ekonomi Airlangga Hartarto, dan menkeu RI Sri Mulyani Indrawati yang hadir di meja rapat bersama menteri lainnya, mendengar langsung permintaan Jokowi agar bansos mulai dibagikan pada Januari 2021.

Terkait hal ini, direktur jenderal Penanganan Fakir Miskin (dirjen PFM) Kemensos, Asep Sasa Purnama mengungkapkan, akan ada acara penyaluran bansos 2021 oleh Presiden pada tanggal 4 Januari 2021 pukul 14.00 WIB di Istana Presiden.

"Saat ini kami tengah persiapan untuk acara tersebut," kata Asep saat dikutip dari Kompas.com, Minggu (3/1/2021).

Asep menjelaskan, ada tiga bansos yang akan disalurkan oleh presiden Jokowi dalam kesempatan itu, yakni; Kartu Sembako atau BPNT, PKH dan BST.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Pemerintahan, Nasional, GoNews Group
wwwwww