Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Gagal jadi Anggota DPR, Budiman Sudjatmiko Kebagian jadi Komisaris PTPN V Riau
2
Sari Yuliati: Banggar Dukung 'Program Siber' Polri
GoNews Group
23 jam yang lalu
Sari Yuliati: Banggar Dukung Program Siber Polri
Home  /  Berita  /  Politik

Ketua MPR Cek Kesiapan Bali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia MXGP 2021

Ketua MPR Cek Kesiapan Bali Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Dunia MXGP 2021
Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo saat meninjau lokasi untuk penyelenggaraan MotoGP di Bali. (Foto: Humas)
Rabu, 30 Desember 2020 21:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BALI - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo yang juga menjabat Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) mengecek kesiapan Bali menjadi salah satu tuan rumah Kejuaraan Dunia Motocross 2021 (MXGP 2021) pada Juli 2021 mendatang.

Dalam penyelenggaraan tahun 2021, Federasi Olahraga Sepeda Motor Internasional (Fédération Internationale de Motocyclisme/FIM) melalui penyelenggara Infront Moto Racing (IMR) memercayakan Indonesia sebagai satu-satunya negara yang menyelenggarakan dua seri MXGP 2021.

"Hari ini saya survey beberapa tempat untuk lokasi Kejuaran Dunia Motocross MXGP 2021 dan calon lokasi kawasan wisata motorsport terpadu roda empat dan roda dua di kawasan Samlong dan Pekutatan, Jebrana, Bali. Luar biasa keindahan alamnya. Saya yakin, pembalap, kru, sponsor maupun para pendukung kejuaran motorsport nasional maupun internasional akan membanjiri Bali bagian barat yang selama ini sangat tertinggal dengan Bali bagian selatan dengan tempat wisatanya seperti Kuta, Sanur, Legian dan pusat perekonomian Denpasar," ujar Bamsoet di Bali, Rabu (30/12/20).

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini juga menjelaskan bahwa Bali, khususnya kawasan Jembrana sangat tepat untuk dijadikan Sports Automotive Tourism Destination.

"Dengan memanfaatkan lahan tidur yang masih sangat luas di Kabupaten Jembrana yang sebentar lagi akan dilalui jalan tol dari Pelabuhan Ketapang sampai Singaraja sepanjang 95 km itu sangat tepat dijadikan kawasan terpadu wisata motorsport roda empat seperti balap mobil, drag race, karting, slalom, drifting, time rally, rally & sprint rally, speed off road, adventure off road dan roda dua seperti Balap motor, drag bike, motocross/supermoto, grass track serta freestyle," ujar Bamsoet.

Bahkan, tambah Ketua Umum IMI ini, Kawasan terpadu wisata automotive atau motorsport ini juga bisa dilengkapi menjadi kawasan modifikasi mobil/motor nasional untuk kebutuhan domestik maupun internasional karena produk modifikasi Indonesia sangat diminati penggemar automotif dunia.

Turut mendampingi dalam kunjungan kerja Ketua MPR RI dan Ketua Umum IMI ini antara lain Bupati terpilih Kabupaten Jembrana I Nengah Tamba, Dandim 1617/Jembrana Letkol Inf Hasrifuddin Haruna, Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa, Ketua IMI Bali Nyoman Saniwace, Senior IMI Yudiyarto dan dokter Bagus Darmayase serta Dewan Pengawas IMI Pusat Kombes Pol Syamsul.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menuturkan MXGP 2021 rencananya akan dibuka di Oman pada 3 April 2021. Berakhir di Argentina pada 14 November 202. Indonesia akan mendapatkan dua seri, yakni pada tanggal 4 Juli dan 11 Juli 2021. 

"Kehadiran event internasional seperti MXGP 2021 diharapkan dapat semakin meningkatkan citra pariwisata Bali dan Indonesia pada umumnya. Tempat ini juga bisa dilengkapi menjadi kawasan modifikasi mobil dan motor nasional untuk kebutuhan domestik maupun internasional, karena produk modifikasi Indonesia sangat diminati penggemar automotif dunia," jelas Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini berharap, menjelang penyelenggaraan MXGP 2021 di Indonesia, situasi pandemi Covid-19 sudah mereda. Karenanya masyarakat dan pemerintah harus bergotongroyong memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 melalui pendisiplinan menjalankan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menjaga kebersihan diri serta lingkungan.

"Kita sudah hadapi berbagai tantangan yang terjadi di tahun 2020. Semoga di tahun 2021 nanti, situasi bisa lebih baik. Sehingga masyarakat bisa kembali beraktifitas, dunia usaha bisa menggeliat, pariwisata kembali bergairah, ekonomi bisa tumbuh, dan pada akhirnya kesejahteraan rakyat semakin meningkat," pungkas Bamsoet.***

wwwwww