Home  /  Berita  /  Nasional

6 Pengawal HRS Tewas Ditembak Polisi, Pengacara: Banyak Luka dan Keji

6 Pengawal HRS Tewas Ditembak Polisi, Pengacara: Banyak Luka dan Keji
Sekretaris Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar. (detik.com)
Rabu, 09 Desember 2020 09:41 WIB

JAKARTA - Setelah memakan waktu hingga puluhan jam, jenazah 6 pengawal pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS), akhirnya berhasil dipulangkan dari rumah sakit.

DPP Front Pembela Islam (FPI) sudah memulangkan 6 jenazah laskar pengawal pemimpin FPI Rizieq Shihab yang tewas ditembak polisi pada Senin lalu, 7 Desember 2020. Proses pemulangan jenazah memerlukan waktu puluhan jam, dengan alasan rumah sakit melakukan autopsi.

Dikutip dari Tempo.co, Sekretaris Bantuan Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar mengatakan, begitu menerima jenazah, pihak keluarga segera mengecek kondisi jenazah.

Dari hasil pengamatan, kata Azis, tubuh 6 pengawal Rizieq itu cukup mengenaskan. ''Banyak (luka tembak) dan keji,'' kata Aziz saat dihubungi Tempo, Rabu (9/12/2020).

Namun Aziz tak menjelaskan secara rinci jumlah luka tembak itu. Ia mengatakan, pihaknya akan segera menyampaikan keterangan resmi dalam waktu dekat. ''Nanti, resminya tunggu saja,'' kata dia.

Enam pengawal pemimpin Rizieq Shihab dilaporkan tewas akibat baku tembak di KM5 0 Tol Jakarta-Cikampek, kawasan Karawang, Jawa Barat, Senin dini hari.

Panglima Laskar Pembela Islam DPP FPI Maman mengatakan 5 dari 6 jenazah laskar akan dimakamkan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat. ''Satu jenazah dibawa keluarganya untuk dimakamkan sendiri,'' kata Maman di Petamburan, Rabu (9/12/2020).

Jenazah yang akan dimakamkan pihak keluarga adalah Muhammad Reza, 20 tahun. Lima jenazah yang akan dimakamkan di kompleks Markaz Syariah Megamendung adalah Andi Oktiawan (33), Faiz Ahmad Syukur (22), Ahmad Sofiyan alias Ambon (26), Muhammad Suci Khadavi (21) dan Lutfi Hakim (25).

Sebelumnya, jenazah-jenazah itu dibawa ke Markaz Syariah Petamburan. Seusai diautopsi di RS Polri sekitar 30 jam. Di Petamburan, ke-6 jenazah itu dimandikan, dikafani dan dishalatkan kembali.***

Editor:hasan b
Sumber:tempo.com
Kategori:Hukum, Peristiwa, Nasional
wwwwww