Home  /  Berita  /  Politik

Juliari Batubara TSK KPK, Netizen: Kursi Mensos Kosong Nih Pak Luhut

Juliari Batubara TSK KPK, Netizen: Kursi Mensos Kosong Nih Pak Luhut
Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: Internet)
Minggu, 06 Desember 2020 13:25 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Menteri Sosial, Juliari Batubara sebagai tersangka dugaankasus korupsi dana bansos.

Juliari menjadi menteri keempat yang tersandung kasus dugaan korupsi terhitung sejak periode pertama kepemimpinan Presiden Jokowi (2014-2019).

Dua orang lainnya yakni eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi serta eks Menteri Sosial Idrus Marham, merupakan menteri Jokowi di Kabinet Kerja, yakni pada periode 2014-2019.

Di periode kedua (2019-2024), menteri Jokowi yang terjerat yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Atas status tersangka yang diberikan KPK ke Mensos tersebut, mendapat tanggapan beragam dari netizen. Bahkan komentar lucu pun bermunculan. "Wah Mensos ditangkap kemarin Menteri KKP juga ditangkap, apakah Opung Luhut akan jadi PLT juga di Kemensos," tulis akun Dewaruci di akun twitter, Minggu (6/12/2020).

Tidak hanya komentar, netizen juga memposting foto Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan dengan caption "Kursi Mensos Kosong Pak Luhut".

Belum lama ini, Presiden Jokowi menunjuk Luhut Binsar Panjaitan menggantikan posisi Menteri KKP Edhy Prabowo yang tersandung kasus ekspor benih lobster.

Bukan kali pertama Luhut ditunjuk Presiden untuk menggantikan posisi yang kosong.

Terlebih lagi, pria kelahiran 28 September 1947 ini dianggap serba bisa. Malah, ekonom dan politisi mengecap Luhut sebagai Perdana Menteri atau menteri yang mengurusi segala urusan.

Selain jadi Menteri KP Ad Interim, ini posisi menteri yang pernah diisi sementara oleh Luhut:

Jabatan Pelaksana Tugas (Plt) Menteri ESDM

Luhut pernah menjabat sebagai Plt Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada 15 Agustus 2016, mengisi jabatan yang ditinggalkan Arcandra Tahar.

Saat itu, Arcandra diberhentikan secara terhormat oleh Presiden Jokowi terkait polemik kepemilikan paspor ganda, yakni dari Amerika Serikat (AS) dan Indonesia.

Luhut yang saat itu merupakan Menko Kemaritiman mengemban posisi Plt Menteri ESDM selama dua bulan.

Setelah itu, tepatnya 14 Oktober 2016, Presiden mengangkat Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar sebagai Menteri dan Wakil Menteri ESDM untuk sisa masa jabatan 2014-2019.

Selain itu, pada 14 Maret 2020, Luhut kembali ditunjuk oleh Presiden Jokowi untuk menggantikan sementara jabatan definitif Menhub Budi Karya Sumadi.

Saat itu, Budi Karya harus menjalani perawatan intensif lantaran terjangkit Covid-19.

Pria berusia 73 tahun ini pun merangkap jabatan menteri untuk kedua kalinya. Jabatan Menhub Ad Interim ini dia isi hingga 6 Mei 2020.

Selama menjabat, beberapa kebijakan Luhut dinilai kontroversi. Paling tersorot adalah kebijakan larangan mudik Lebaran 2020.

Luhut mengumpamakan keputusan larangan mudik itu seperti rangkaian akhir operasi militer. Luhut mengatakan, keputusan larangan mudik diambil dengan banyak pertimbangan.

Menurut dia, perlu persiapan matang sebelum pemerintah memutuskan untuk melarang mudik.***

wwwwww