Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Peras Walikota Tanjungbalai, Penyidik KPK Ditangkap Propam Polri
Peristiwa
10 jam yang lalu
Peras Walikota Tanjungbalai, Penyidik KPK Ditangkap Propam Polri
2
Fadel Muhammad Bahas Penyediaan Vaksin Sputnik dengan Dubes Rusia
Kesehatan
11 jam yang lalu
Fadel Muhammad Bahas Penyediaan Vaksin Sputnik dengan Dubes Rusia
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Menko PMK RI sebut Covid itu Virus Urban, Simak Penjelasannya!

Menko PMK RI sebut Covid itu Virus Urban, Simak Penjelasannya!
Ilustrasi aktivitas kaum urban. (gambar: istimewa/thinkstock)
Kamis, 03 Desember 2020 12:17 WIB
JAKARTA - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhadjir Effendy berpandangan, Covid-19 adalah virus urban yang seharusnya bisa dimanfaatkan sisi positifnya.

"Kalau saya sih menyatakan, Covid ini sebenarnya gejala virus kota, virus urban, yang nggak terasa kalau di wilayah-wilayah desa. Karena itu nggak ada cerita petani terkena Covid kan?," kata Muhadjir di Senayan, Jakarta, Rabu (2/12/2020).

"Virus priyai ini, mereka yang pakai dasi, yang pakai AC, itu yang jadi sasaran," imbuh Muhadjir.

Ia menandaskan, "Kenapa saya begini, karena saya di lapangan. Saya berkunjung ke Luwuk, Sulawesi Tengah. Nggak ada di sana Covid itu. Ya ada 2-3 kasus itu orang-orang yang datang datang dari Makassar (dan area perkotaaan sekitarnya, red) kemudian jadi lah Covid. Sekolah masuk (seperti, red) biasa, nggak ada namanya libur,".

"Bagaimana mau ada Covid masuk, kecuali ada orang lain masuk ke situ kan? Orang nggak pernah datang, masa Covidnya datang?" ujar Muhadjir.

Selain Luwuk, Muhadjir juga mengungkap temuannya di Sumba Barat Daya. Disana, ada kasus Covid-19, tapi jumlahnya tercatat kecil sekali. "Itu pun karena orang dari Kupang datang ke sana,".

"Dan nggak ada PCR (polymerase chain reaction) , jadi ada orang kena kasus baru 10 hari diketahui statusnya karena spesimennya harus dikirim ke Kupang. Makanya saya bilang, harus dikasih PCR (di wilayah itu, red)" kata Muhadjir.

Teranyar, Muhadjir juga mengunjungi Boven Digoel, suatu daerah di Tanah Merah, Papua, yang berbatasan dengan Papua Nugini. Temuannya, kasus positif Covid-29 terbilang tak ada.

"Tidak ada itu (kasus positif Covid, red), sekolah juga masuk seperti biasa, cuma bagusnya mereka patuh protokol kesehatan. Ini yang saya kagum," kata Muhadjir.

Jadi, menurut Menko yang mengkoordiniasi Kemendikbud RI ini, Covid-19 seharusnya bisa menjadi momentum untuk sekolah-sekolah di daerah yang selama ini tertinggal fasilitas pendidikanya dari sekolah-sekolah di perkotaan.

"Mestinya dia bisa bangkit untuk mengejar sekolah-sekolah urban. Saya kira teman-teman wartawan tahu lah, di daerah-daerah, sekolah-sekolah yang ada di pedalaman itu masih berjalan seperti biasa," kata Muhadjir.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Pemerintahan, Nasional, Kesehatan, GoNews Group
wwwwww