Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rifad Marasabessy Ngaku Siap Tempur
Sepakbola
19 jam yang lalu
Rifad Marasabessy Ngaku Siap Tempur
2
Joseph Desmet Coba Patuhi Semua Instruksi Pelatih
Olahraga
19 jam yang lalu
Joseph Desmet Coba Patuhi Semua Instruksi Pelatih
3
Hanya Ada Satu Target Prastawa
Olahraga
19 jam yang lalu
Hanya Ada Satu Target Prastawa
4
David Singleton Bicara Soal Kartika Siti Aminah
Olahraga
19 jam yang lalu
David Singleton Bicara Soal Kartika Siti Aminah
5
Yonatan Tak Pernah Buang Kesempatan
Olahraga
19 jam yang lalu
Yonatan Tak Pernah Buang Kesempatan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

BP2MI Buka Opsi Moratorium PMI ke Malaysia

BP2MI Buka Opsi Moratorium PMI ke Malaysia
Kepala BP2MI Benny Ramdhani (tengah) saat melakukan silaturahmi nasional bersama Perusahan Penempatan Pekerja Migran (P3MI) di Depok, Kamis (26/11/2020). (foto: ist./bp2mi)
Jum'at, 27 November 2020 13:51 WIB
JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) melirik opsi moratorium pekerja migran indonesia (PMI) ke Malaysia perlu ditempuh, jika perlindungan negeri jiran tersebut pada PMI tak kunjung membaik.

"Jika pelindungan PMI kita di Malaysia tidak terjamin, maka langkah moratorium penempatan PMI kita ke Malaysia harus berani dilakukan," kata kepala BP2MI, Benny Rhamdani kepada GoNews.co, dikutip dari pesan singkatnya Jumat (27/11/2020).

Opsi lain, kata Benny, bisa dengan menarik para PMI dari perkebunan sawit di Malaysia untuk dipekerjakan di perkebunan-perkebunan milik negara yang dikelola PTPN. Terkait opsi kedua ini, kata Benny, "akan dibicarakan oleh BP2MI dengan BUMN,".

Peryataan Benny tersebut, menyusul penyiksaan yang menimpa Mei Herianti (26), PMI asal Cirebon yang bekerja sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT) di Malaysia. Mei telah 13 bulan bekerja pada terduga pelaku.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Umum, Hukum, Nasional, Internasional, GoNews Group
wwwwww