Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
Hukum
15 jam yang lalu
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
2
Dua Pedayung Putri Perkuat Barisan Kontingen Indonesia
Olahraga
24 jam yang lalu
Dua Pedayung Putri Perkuat Barisan Kontingen Indonesia
3
Kebahagiaan Febriana/Amalia Setelah Setahun Absen
Olahraga
23 jam yang lalu
Kebahagiaan Febriana/Amalia Setelah Setahun Absen
4
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
Politik
9 jam yang lalu
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
5
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
Hukum
16 jam yang lalu
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
6
Andre Adruano Masuk Barisan Pencetak 1.000 Angka
Olahraga
22 jam yang lalu
Andre Adruano Masuk Barisan Pencetak 1.000 Angka
Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Dianggap Tak Tegakkan Prokes, Kapolda Metro dan Jabar Dicopot

Dianggap Tak Tegakkan Prokes, Kapolda Metro dan Jabar Dicopot
Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono. (Foto: Istimewa)
Senin, 16 November 2020 17:58 WIB
JAKARTA - Irjen Nana Sudjana dicopot dari jabatan Kapolda Metro Jaya karena dianggap tak melaksanakan perintah menegakkan protokol kesehatan. Selain Nana, nasib yang sama menimpa Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi.

"Ada dua kapolda yang tidak melaksanakan perintah dalam menegakkan protokol kesehatan, maka diberikan sanksi berupa pencopotan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jaksel. Senin (16/11/2020).

"Yaitu Kapolda Metro Jaya dan Kapoda Jawa Barat," sambung Argo.

Sebelumnya diberitakan Mahfud Md menyampaikan pemerintah akan memberi sanksi pada aparat yang tak tegas menegakan protokol kesehatan. Saat menyampaikan pesan pemerintah ini, Mahfud memberi penekanan.

"Kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan, kepada aparat keamanan," kata Mahfud Md, mengulang tiga kali objek yang ditujunya dalam jumpa pers soal kerumunan di tengah pandemi Covid-19 ini, di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang tadi.

Siapa gerangan aparat keamanan yang disebut tiga kali oleh Mahfud Md itu? Apakah itu adalah sosok orang/pejabat, atau institusi? Yang jelas, Mahfud meminta aparat keamanan untuk tegas.

"Pemerintah meminta untuk tidak ragu dan bertindak tegas dalam memastikan protokol kesehatan dapat dipatuhi dengan baik," kata Mahfud.

Pandemi Covid-19 adalah urusan nyawa orang banyak. Perlu ketegasan untuk menjaga situasi ini. Dia menyatakan, aparat keamanan yang tidak tegas itu bakal kena sanksi.

"Pemerintah juga akan memberikan sanksi kepada aparat keamanan yang tidak mampu bertindak tegas dalam memastikan terlaksananya protokol kesehatan Covid-19," kata Mahfud.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Umum, Peristiwa, Pemerintahan
wwwwww