Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPR Sosialisasikan Penerapan Kartu Akses Keluar-Masuk Gedung, Akses Liputan masih Dibantu Pamdal

DPR Sosialisasikan Penerapan Kartu Akses Keluar-Masuk Gedung, Akses Liputan masih Dibantu Pamdal
Personel Pamdal saat membantu pengunjung Gedung Nusantara I, Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, untuk melewati gate elektonik, Rabu (11/11/2020). (foto: zul/gonews.co)
Kamis, 12 November 2020 12:26 WIB
JAKARTA - DPR RI mulai menyosialisasikan penggunaan kartu akses keluar-masuk Gedung Nusantara I, kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta.

Selain gate elektronik atau barrier gate yang sudah berdiri kokoh di lobby gedung, tampak juga semacam meja receptionist yang dijaga oleh beberapa personel, sejauh pantauan GoNews.co, Rabu (11/11/2020) jelang sore.

Tapi, pos penjagaan di lobby tempat pengunjung melaporkan hajatnya, kini tak ada lagi. Sementara pemindai barang bawaan pengunjung, masih berada di posisi semula-sejajar dengan layar deteksi pelanggaran penggunaan masker di masa adaptasi kebiasaan baru.

Salah satu personel Pamdal DPR RI, Eros, mengungkapkan bahwa pekan ini adalah pekan sosialisasi. Kata dia, "mungkin efektifnya pekan depan, tapi ya kami juga masih tunggu perintah selanjutnya,".

Beberapa tamu tampak dibantu oleh personel Pamdal yang berjaga sore itu. Petugas membantu tapping kartu akses agar tamu tersebut bisa melewati gate elektronik satu per satu.

Bagaimana dengan wartawan yang hendak meliput di Nusantara I? Kata Eros, "tadi sih beberapa dibantu tapping oleh petugas, ada juga rekan wartawan yang 'balik kanan'".

"Lebih jelasnya, teman-teman wartawan bisa tanya ke 'atas'" kata Eros.

Beberapa wartawan yang terdaftar sebagai wartawan peliput di kawasan DPR RI, sempat kaget dengan penerapan kartu akses tersebut. Sebelumnya, hanya dengan menunjukkan kartu ID pers KWP (Koordinatoriat Wartawan Parlemen), wartawan tersebut langsung diperkenankan masuk oleh petugas Pamdal.

GoNews.co mencoba mendalami informasi kepada Sekjen DPR RI, Indra Iskandar. Apakah akan ada kartu akses khusus untuk wartawan peliput kawasan DPR RI yang bisa di-tap langsung oleh wartawan yang bersangkutan? Namun, sejak jelang sore kemarin, hingga Kamis (12/11/2020) siang ini, Indra belum memberi jawaban.

Sebelumnya, pada Rabu (11/11/2020) jelang siang hari, Indra sempat menyampaikan tentang kebutuhan pengamanan di area gedung DPR RI, termasuk kemungkinan penerapan teknologi pindai wajah.

"Iya, kebutuhan untuk tingkat keamanan sudah jadi standart di Kompleks DPR, maka untuk tahun depan teknologi scan wajah akan diterapkan," kata Indra pada GoNews.co.

Di saat yang sama GoNews.co juga mengonfirmasi pandangan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI terkait peluang penerapan teknologi pindai wajah. Waka BURT DPR RI, Dimyati Natakusumah hanya merespons dengan gambar 'positif' dalam pesan singkatnya.

Dalam sebuah kesempatan lain di awal November 2020, Indra sempat menyatakan di hadapan banyak wartawan DPR RI, bahwa pengamanan gedung DPR selama ini masih ringkih. Sebuah pengujian/simulasi sempat dilakukan dimana sebuah 'bom' bisa dengan mudah masuk ke wilayah DPR hingga ke dalam.

Di hari yang sama dengan saat Indra mengungkap riwayat simulasi pengujian keamanan itu, Dimyati sempat bicara mengenai dibutuhkan peran wartawan sebagai aparatur anorganik DPR RI untuk melakukan fungsi promotif, protektif dan kuratif.

Di BURT, Dimyati mengaku sebagai orang yang juga memperhatikan kerja wartawan dan juga kesejahteraannya.

Mengingat kembali riwayat pemberitaan GoNews.co di penghujung Mei 2020 terkait penerapan kartu akses tersebut, smart card yang digunakan adalah hasil dari kerjasama dengan Bank Mandiri. Rencananya saat itu, smart card tersebut juga bisa difungsikan sebagai alat pembayaran non tunai.

Pada Rabu (27/5/2020), DPR telah menerima sebanyak 1.866 keping smart card dari Bank Mandiri.

Rabu itu Indra mengatakan, "akses masuk nanti dengan smart card, akan didesain siapa boleh masuk kemana, siapa hanya boleh melakukan apa dan di tempat mana. Akses-akses pintu nanti akan menggunakan smart card ini,".***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, GoNews Group
wwwwww