Home  /  Berita  /  Pemerintahan

BP2MI Sebut Pengkhianat Bangsa Cari Mangsa Pekerja Migran Ilegal Hingga ke Desa-desa

BP2MI Sebut Pengkhianat Bangsa Cari Mangsa Pekerja Migran Ilegal Hingga ke Desa-desa
Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggelar Peringatan Hari Pekerja Migran International (HPMI) Jawa Barat 2020 di Bandung, Jawa Barat, Rabu pada (11/11/2020). (Foto: Humas BP2MI)
Kamis, 12 November 2020 15:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mengungkapkan banyak sindikat pengiriman pekerja ke luar negeri secara ilegal beroperasi hingga perdesaan. Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengajak seluruh masyarakat untuk bersinergi memberantas para sindikat itu.

Dalam kunjungannya ke Bandung, Jawa Barat (Jabar), Benny mengatakan provinsi ini merupakan lumbung pekerja migran Indonesia (PMI). Namun, tingkat pengiriman secara ilegalnya tidak bisa dianggap sedikit.

"Oknum-oknum pengkhianat bangsa yang mencari mangsa PMI hingga ke desa-desa. Mereka memberikan iming-iming yang indah bahkan meninggalkan uang untuk keluarga, tetapi menghilang seperti ditelan bumi ketika permasalahan terjadi pada PMI," ujarnya melalui keterangan pers, Kamis (12/11/2020)

Para sindikat itu, menurutnya, menikmati uang haram hasil pemotongan gaji PMI. Politisi Partai Hanura itu menyatakan pihaknya tidak bisa sendiri dalam melawan sindikat. Sebab, jaringan sindikat ini bekerja secara terselubung.

Selain itu, Benny Rhamdani juga menyampaikan apresiasinya kepada para purna PMI, keluarga PMI dan tokoh agama serta tokoh masyarakat di Jawa Barat yang terlibat aktif dalam pelindungan PMI sebelum Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM) terbentuk.

Peran para pihak tersebut, diakui Benny, sangat membantu upaya melindungi pekerja migran Indonesia (PMI) dari sindikat kejahatan terhadap PMI yang masih tersebar di daerah.

"BP2MI tidak dapat bekerja sendiri," kata Benny dalam kunjungannya ke UPT BP2MI Bandung, Rabu (11/11/2020).

Ke depan-jika KKBM sudah terbentuk, kata Benny, KKBM akan melakukan pendampingan untuk PMI dan keluarganya, "tidak hanya dalam memfasilitasi penanganan kasus, tapi juga dalam perintisan dan pengembangan wirausaha purna PMI dan keluarganya,".

"KKBM juga menjadi perpanjangan tangan dari BP2MI, dari pemerintah, untuk membantu memberikan pemahaman dan edukasi terkait cara bermigrasi yang aman dan peraturan serta kebijakan mengenai PMI," kata Benny.***

wwwwww