Home  /  Berita  /  Pemerintahan

Untuk Pasokan Listrik Blok Rokan, Pertamina Dapat Tawaran dari PLN

Untuk Pasokan Listrik Blok Rokan, Pertamina Dapat Tawaran dari PLN
Kawasan pengeboran minyak Blok Rokan Duri. (Foto: SKK Migas)
Minggu, 01 November 2020 12:26 WIB
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) siap membahas penyediaan listrik dan uap Blok Rokan dengan PT PLN (Persero). Persiapan itu dilakukan dalam rangka pengoperasian wilayah kerja Rokan mulai 9 Agustus 2020.

SVP Corporate Communication & Investor Relation Pertamina Agus Suprijanto mengungkapkan PLN telah menyampaikan penawaran awal kepada perseroan terkait penyediaan listrik dan uap.

"Dengan menggandeng BUMN di sektor ketenagalistrikan, kami berharap persiapan supply listrik dan uap pasca alih kelola tetap aman. PLN bersama Pertamina Hulu Rokan (PHR) akan melakukan pembahasan intensif terkait hal ini dalam waktu dekat," ujar Agus dalam keterangan resmi, dikutip Kamis (29/10).

Agus mengungkapkan perseroan saat ini tengah membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk persiapan operasional Blok Rokan di bawah perusahaan pelat merah itu. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung kegiatan produksi minyak yang saat ini mencapai 170 ribu barel per hari (bph) atau sekitar 25 persen produksi minyak nasional.

Saat ini, Blok Rokan mendapat pasokan listrik dan uap dari integrated power system yang meliputi fasilitas utama 3 power generation yakni Minas Gas Turbine, Central Duri Gas dan North Duri Cogen (NDC).

Pertamina sendiri telah menyampaikan tanggapan dan menunggu proposal lanjutan dari PLN. Agus berharap pembahasan Perjanjian Jual Beli Listrik dan Uap dengan pihak PLN berjalan dengan baik sehingga dapat ditandatangani pada November 2020.

"Sinergi sesama BUMN energi tidak hanya meningkatkan portofolio yang saling menguatkan kinerja operasi di sektor bisnis masing-masing, tetapi juga diharapkan mendorong proyek pengembangan strategis pemerintah akan berjalan dengan baik sesuai target yang diharapkan," ujarnya.

Sebagai informasi, Pertamina menargetkan Blok Rokan dapat meningkatkan kontribusi produksi minyak perseroan hingga 60 persen dari total produksi minyak nasional pada 2021.

Blok Rokan sendiri merupakan salah satu blok minyak terbesar di Indonesia dengan luas 6.220 kilometer. Blok ini memiliki 96 lapangan dengan tiga lapangan memiliki potensi minyak yang baik, yaitu Duri, Minas dan Bekasap.

Untuk mengoptimalkan produksi Blok Rokan, perseroan telah merencanakan pengeboran 44 sumur baru di tahun 2021 melalui PHR.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Ekonomi, Pemerintahan
wwwwww