Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pemuda, Islam dan Indonesia adalah Tiga Simpul Penting Kemajuan Bangsa dan Negara

Pemuda, Islam dan Indonesia adalah Tiga Simpul Penting Kemajuan Bangsa dan Negara
Wakil Ketua MPR RI/Politisi PKS, Dr. Hidayat Nur Wahid MA. dalam sebuah kesempatan. (foto: istimewa)
Minggu, 01 November 2020 20:56 WIB
MATARAM - Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW) mengajak para pemuda turut aktif berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemuda tidak boleh hanya asik bersenang-senang dengan dirinya sendiri. Atau terus tekun belajar, tanpa peduli dengan kondisi sekitarnya. Karena pemuda memiliki kewajiban ikut berbakti dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pesan Hidayat itu dikemukakan secara virtual saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di kalangan anggota dan pengurus Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Mataram, Minggu (1/11/2020).

"Pemuda, Islam dan Indonesia adalah tiga simpul penting dalam Kehidupan berbangsa dan bernegara. Sejarah kita juga mencatat, peran ketiganya selalu kait mengait antara satu dengan yang lain. Karena itu, penting untuk terus menguatkan tiga simpul kebangsaan, agar ke depan Indonesia makin berjaya dan berdaulat," kata HNW yang turut dihadiri oleh Anggota fraksi PKS MPR RI, Johan Rosihan, dan Ketua Umum PD KAMMI Mataram, Arif Rahman.

Pendapat serupa disampaikan Anggota Johan Rosihan. Ia berlandangan, Pemuda yang sejak dahulu telah berkontribusi aktif dalam perjuangan kemerdekaan RI tidak boleh kendor dalam mengawal kemajuan bangsa.

"Indonesia merupakan rumah kita bersama yang harus dijaga. Dan Pancasila adalah dasar berbangsa dan bernegara yang final," kata Johan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PD KAMMI Mataram, Arif Rahman berterimakasih dan mengapresiasi kerjasama dalam pelaksanaan Sosialisasi Empat Pilar. Sosilasi tersebut menguatkan komitmen KAMMI untuk terus mengawal Pancasila sebagai dasar dan ideologi bangsa. Juga UUD NRI Tahun 1945 sebagai Konstitusi negara.

"Pancasila sebagai sebuah ideologi harus menjadi identitas dan karakter anak-anak muda Indonesia, yang sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi," kata Arif Rahman.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, GoNews Group
wwwwww