Home  /  Berita  /  Padang

Harga Emas di Pasar Raya Padang Turun

Harga Emas di Pasar Raya Padang Turun
Seorang pembeli sedang membeli emas perhiasan yang sedang turun untuk disimpan dan dipakai sebagai perhiasan di Padang, Rabu (28/10/2020). (foto: antara/mutiara ramadhani)
Rabu, 28 Oktober 2020 21:06 WIB
PADANG - Harga emas perhiasan terpantau turun dari sebelumnya di Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, Rabu (28/10) karena dipengaruhi oleh perubahan nilai mata uang dolar AS.

"Harga emas perhiasan 24 karat saat ini mengalami penurunan sejak awal bulan hingga menjadi Rp2.275.000 per 2,5 gram sebelumnya Rp 2.400.000," kata pedagang emas Dendi (21) di Padang, Rabu (28/10/2020).

Selain emas perhiasan, ia mengatakan harga emas batangan 24 karat juga mengalami penurunan sebesar Rp26.000 yang mana harga sebelumnya Rp1.056.000 menjadi Rp1.030.000 per gram.

Kemudian untuk harga emas putih 23 karat dengan kemurnian 75 persen mengalami penurunan sebesar Rp50.000. Harga emas putih sebelumnya Rp950.000 per gram kemudian turun menjadi Rp900.000.

Ia mengatakan bahwa kadar emas perhiasan yang dijual berbeda-beda, untuk kadar emas 22 karat atau emas gram memiliki kemurnian sebesar 70 persen kemudian untuk emas 23 karat atau emas putih memiliki kemurnian 75 persen dan untuk emas 24 karat atau emas kuning memiliki kemurnian 98 persen.

Lebih lanjut, ia mengatakan untuk emas batangan kemurniannya lebih tinggi dari emas perhiasan yaitu 99 persen dan ia menyarankan untuk yang mau menyimpan sebaiknya membeli emas batangan saja karena kemurniannya lebih tinggi.

Sementara untuk menjual kembali emas perhiasan 24 karat pada saat sedang stabil akan dikenakan potongan sebesar Rp100.000 per 2,5 gram namun bila kondisi emas sedang tidak stabil maka potongannya bisa mencapai Rp150.000 per 2,5 gram, tambahnya.

"Kemudian Untuk potongan penjualan emas 23 karat dan 22 karat dikenakan Rp150.000 per gram tergantung kondisi barang dan harga waktu jual juga," ungkapnya.

Disisi lain, seorang pembeli Dian (40) mengatakan lebih cenderung membeli emas perhiasan untuk berinvestasi karena disamping bisa menyimpan juga bisa dijadikan sebagai perhiasan.

"Karena emas sedang turun jadi saya langsung membeli emas perhiasan sebanyak 35 emas untuk disimpan dan dijadikan perhiasan," jelasnya.

Kemudian untuk sisi keamanan ia mengatakan bahwa seluruh emas yang ia beli tersebut nantinya akan disimpan di Safe Deposit Box yang ada di Bank Nagari dan bila ia ingin menggunakan perhiasan tersebut kembali bisa diambil lagi di sana. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:antara
Kategori:Ekonomi, Sumatera Barat, Padang
wwwwww