Home  /  Berita  /  Politik

Pandemi Covid-19, Saatnya Pemuda Merintis Usaha Berbasis Digital

Pandemi Covid-19, Saatnya Pemuda Merintis Usaha Berbasis Digital
Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan saat memberikan sosialisasi empat pilar MPR di Kampus Unri. (Foto: Humas MPR)
Selasa, 27 Oktober 2020 15:39 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Syarief Hasan kembali menyatakan pentingnya menumbuh-kembangkan enterpreneurship berbasis digital di masa Pandemi Covid-19.

Pernyataan ini disampaikan Syarief Hsan dalam Kuliah Umum dengan tema 'Building entrepreneurship innovation to be a great digitalpreneur' yang diselenggarakan oleh Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Negeri Makassar (UNM) dan dihadiri 1.000 lebih peserta dari berbagai kalangan, pada Selasa (27/10/2020).

Sebagai penyelenggara kegiatan, Prodi Ilmu Administrasi Bisnis UNM sangat mengapresiasi materi dari Syarief Hasan. “Materi yang disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI akan menjadi motivasi anak-anak kami untuk membangun usaha sejak dini. Apalagi, keilmuan kami memang concern dengan dunia bisnis.”, ungkap Dr. Andi Aslinda, Ketua Prodi Administrasi Bisnis UNM.

Dalam kegiatan tersebut, Syarief Hasan memberikan gambaran pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terancam resesi. "Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II telah terkontraksi hingga minus 5,32% dan berpotensi resesi menimpa Indonesia. UMKM lah yang paling berperan penting untuk menyelamatkan ekonomi Indonesia," ungkapnya.

Memang, selain menyebabkan banyak kasus positif dan meninggal dunia, Pandemi Covid-19 juga menyebabkan jatuhnya ekonomi Indonesia. "Kita bisa melihat, indikator lain yakni semakin banyaknya pengangguran akibat PHK besar-besaran dan melejitnya angka kemiskinan mencapai 26,4 juta rakyat, tertinggi sejak tahun 2017," ungkap Syarief.

Eks Menteri Koperasi dan UMKM di masa SBY ini pun menilai bahwa solusi paling tepat untuk menguatkan kembali ekonomi Indonesia adalah dengan membangun budaya berwirausaha. "Data menunjukkan bahwa UMKM lah yang menyerap 97% total tenaga kerja dan 99% lapangan kerja. Menumbuhkan UMKM sama artinya menjaga rakyat dapat tetap bekerja," terangnya.

Ia pun mendorong para peserta Kuliah Umum yang didominasi mahasiswa dan akademisi UNM agar memanfaatkan digital sebagai ruang baru untuk membangun usaha. "64% masyarakat Indonesia melek internet dan 60% masyarakat telah menggunakan media sosial. Opportunity ini harus dimanfaatkan oleh anak muda Indonesia," jelas Syarief.

Politisi yang juga aktif sebagai pengusaha ini juga memberikan motivasi kepada para pemuda untuk membangun usaha. "Media sosial sudah semakin mudah digunakan untuk memasarkan produk, masyarakat juga sudah terbiasa belanja online sejak Pandemi. Harusnya peluang-peluang ini menjadi batu loncatan anak muda untuk berkembang pesat. Kuncinya, try and try again dan yakinlah anda bisa," tandasnya.

Ditemui setelah kegiatan, Dr. Andi Aslinda selaku Ketua Prodi Ilmu Administrasi Bisnis UNM berharap agar kegiatan seperti ini tidak berhenti. "Tentu harapan kita, Kuliah Umum yang menghadirkan pakar-pakar terus berjalan di kampus ini. Sehingga Prodi Administrasi Bisnis UNM dapat menjadi episentrum lahirnya pengusaha-pengusaha muda yang berkontribusi terhadap ekonomi Indonesia, seperti pesan Pak Syarief Hasan," harapnya.***

wwwwww