Home  /  Berita  /  GoNews Group

MPR Dorong Merger Bank BUMN Syariah

MPR Dorong Merger Bank BUMN Syariah
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Fadel Muhammad (kiri) saat menyerahkan cinderamata MPR kepada Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN), Pahala Mansury (kiri) di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2020). (foto: zul/gonews.co)
Selasa, 27 Oktober 2020 19:26 WIB
JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Fadel Muhammad, mendorong bank-bank BUMN Syariah untuk segera melakukan merger agar porsi ekonomi syariah menjadi lebih besar.

"Saat ini porsi ekonomi syariah masih kecil. Karena itu kami mendukung bank-bank syariah di bawah bank pemerintah segera digabungkan," kata Fadel saat menerima kunjungan Direktur Utama BTN, Pahala Mansury di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Dengan merger kata Fadel, market bank syariah bisa lebih luas. "Jangan hanya lima persen - enam persen, itu terlalu kecil. Kami harapkan di atas sepuluh persen,".

Selanjutnya, Fadel berharap, ada kerjasama antara yang efekti dengan daerah-daerah.

"Jadi waktu itu kita rapat di sini, mereka laporkan, dan mendukung penuh terjadi merger bank-bank syariah ini. Dan mudah-mudahan janji mereka (dipenuhi, red), katanya pertengahan tahun depan (2021, red) sudah selesai, dan yang menjadi koordinator merger ini temannya beliau (Dirut BTN, Pahala Mansury, red) mantan Direktur Utama Bank Mandiri," kata Fadel.

Sebelumnya, tiga bank syariah milik Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yaitu PT Bank Syariah Mandiri, PT Bank BNI Syariah dan PT Bank BRI Syariah Tbk dikabarkan bakal segera di-merger.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury, pada Kamis (22/10/2020) mengatakan, untuk saat ini pihaknya belum bisa ikut dalam proses tersebut lantaran BTN Syariah masih berstatus unit usaha (UUS).

"Untuk saat ini kita belum ikut dalam proses merger yang dilakukan tiga bank Himbara lainnya," katanya dalam paparan kinerja kuartal III 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis itu.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, GoNews Group
wwwwww