Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Moeldoko Akui Pemerintah Perlu Perbaiki Komunikasi
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Moeldoko Akui Pemerintah Perlu Perbaiki Komunikasi
2
PSI Minta Peran Guru BK Diperkuat
Pendidikan
22 jam yang lalu
PSI Minta Peran Guru BK Diperkuat
3
Ini Sejarah Hari Santri Nasional yang Diperingati 22 Oktober
Pendidikan
23 jam yang lalu
Ini Sejarah Hari Santri Nasional yang Diperingati 22 Oktober
Home  /  Berita  /  Kesehatan

Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila

Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP).
Minggu, 27 September 2020 11:50 WIB
JAKARTA - Peningkatan angka kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin tinggi sejak diatasi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) per 15 September lalu.

Pakar politik dan hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam menilai Luhut tidak mampu menangani wabah ini. Setidaknya, sejak penanganan Covid-19 berada di bawah komando Luhut, angka positif Covid-19 per harinya bertambah hingga di angka empat ribu orang dan hampir mencapai lima ribu orang per harinya.

"Luhut bisa dinilai tidak mampu menangani corona. Karena corona bukan tambah reda, malah makin menggila. Jangan-jangan ini karena ketidakmampuan Luhut dalam mengatasi corona dengan baik dan benar," ujar Saiful Anam seperti dilansir GoNews.co dari Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (27/9).

Apalagi, sambung Saiful, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar parawansa juga mendesak agar kebijakan Luhut soal kriteria meninggal dunia karena Covid-19 direvisi.

Ads

"Bisa jadi itu bagian dari skenario Luhut agar menekan angka kematian karena Covid-19," duganya.

Dengan demikian, Saiful meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk segera mengevaluasi Luhut karena dianggap tidak mampu mengatasi Covid-19.

"Saya kira Jokowi jangan terlalu percaya kepada Luhut, yang lain saya kira juga bisa, justru apabila Luhut selalu dipakai akan menimbulkan kecemburuan antar satu dengan lainnya," pungkas Saiful.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Rmol.id
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, Kesehatan
wwwwww