Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
Peristiwa
4 jam yang lalu
Cerita Viral Anak Dibuang Dengan Sepucuk Surat, Orangtua Cabut Kuku Tangan Anak Pakai Tang
2
Resesi Sosial
Opini
23 jam yang lalu
Resesi Sosial
3
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
8 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
4
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
Peristiwa
24 jam yang lalu
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
5
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Pascasarjana USU Bantu Pecahkan Persoalan Bangsa
Politik
23 jam yang lalu
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Pascasarjana USU Bantu Pecahkan Persoalan Bangsa
6
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
Ekonomi
19 jam yang lalu
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
Home  /  Berita  /  Politik

Bamsoet: Menjalankan Protokol Kesehatan Bagian dari Sikap Bela Negara

Bamsoet: Menjalankan Protokol Kesehatan Bagian dari Sikap Bela Negara
Sabtu, 12 September 2020 17:47 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama keluarga besar Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan Putra-Putri TNI-Polri (FKPPI) menekankan kepatuhan setiap warga negara dalam menjalankan protokol kesehatan melawan pandemi Covid-19, merupakan bagian dari sikap bela negara.

Memiliki kader yang tersebar hingga ke berbagai pelosok pedesaan, serta bermodalkan sikap disiplin yang telah ditanamkan para orang tua TNI-Polri sejak kecil, kader FKPPI akan menjadi bagian dari pemasifan Gerakan Memakai Masker yang digagas Presiden Joko Widodo, guna menyadarkan masyarakat bahwa pandemi Covid-19 tak boleh disikapi dengan main-main.

"Sebelum berbicara lebih jauh tentang proxy war, ancaman nir-militer, perang dagang Amerika-Tiongkok, ketegangan di Timur Tengah yang tak juga mereda, hingga konstelasi antara Rusia dengan Turki, dunia juga dihadapi persoalan yang tak kalah genting akibat pandemi Covid-19. Musuh bernama virus Covid-19 berada di depan mata kita semua. Menuntut semua warga dunia, termasuk Indonesia, ambil bagian dalam melawannya," ujar Bamsoet saat menghadiri HUT ke-42 FKPPI secara virtual bersam Ketua Umum Keluarga Besar FKPPI, di Jakarta, Sabtu (12/9/20).

Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini memaparkan, secara total kasus poitif Covid-19 di Indonesia hingga 11 September 2020 sudah mencapai 210.940. Indonesia berada di urutan ke-23 negara dengan jumlah kasus positif Covid-19 terbanyak dunia. Pasien positif yang masih di rawat mencapai 52.179, meninggal sebanyak 8.544, dan sembuh sebanyak 150.217.

"Sementara secara global, kasus positif Covid-19 di dunia sudah menembus 28.659.610, meninggal sebanyak 919.715, dan sembuh sebanyak 20.585.981. Kasus terbanyak berada di Amerika Serikat dengan jumlah positif Covid-19 mencapai 6,6 juta, kemudian India sebanyak 4,6 juta, Brazil sebanyak 4,4 juta, dan Rusia sebanyak 1,05 juta. Data berbicara, laju penyebaran Covid-19 di dunia maupun Indonesia belum ada tanda-tanda penurunan," papar Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 ini menegaskan, diperlukan kesadaran setiap anak bangsa untuk taat menjalankan protokol kesehatan agar laju penyebaran Covid-19 bisa ditekan. Sehingga, aktivitas ekonomi dan sosial tak terlalu terhambat.

"Kemungkinan besar vaksinasi baru bisa dilakukan di awal tahun 2021. Masih ada sekitar 3-4 bulan lagi bagi kita untuk bersama-sama berjuang melawan virus Covid-19. Karena itu, memasuki usia ke-42 tahun di tahun 2020 ini, seluruh kader FKPPI tak boleh lengah serta harus menjadi bagian dalam perang melawan Covid-19. Jadilah Duta Pencegahan Covid-19 yang baik. Ingatkan saudara dan lingkungan terdekat untuk mentaati protokol kesehatan. Ketaatan tersebut bisa menyelamatkan nyawa kita semua," pungkas Bamsoet.***


wwwwww