Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
2
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
Politik
24 jam yang lalu
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
3
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
Kesehatan
24 jam yang lalu
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
4
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
5
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
21 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
6
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Politik
22 jam yang lalu
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Home  /  Berita  /  Politik

Parlemen ASEAN Sepakati Kerjasama Penanganan Covid-19 dan Konflik Laut China Selatan

Parlemen ASEAN Sepakati Kerjasama Penanganan Covid-19 dan Konflik Laut China Selatan
Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin. (Foto: Ist.)
Kamis, 10 September 2020 20:13 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI bidang Korpolkam, Azis Syamsuddin mengungkapkan, seluruh anggota Sidang AIPA Ke-41 sepakat menyelesaikan Pandemi Covid19 beserta dampaknya, baik dari penanggulangan Covid-19 serta kerjasama terkait pembuatan dan distribusi vaksin.

"Sehingga ke depannya, pemulihan ekonomi di ASEAN dapat kembali normal, sesuai dengan cita-cita Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)," kata Aziz usai menghadiri Second Plenary dan penutupan Sidang Umum Organisasi Parlemen se-ASEAN (AIPA) secara virtual, (10/9/2020).

Terkait dengan Konflik Laut China Selatan, Azis Syamsuddin menegaskan bahwa delegasi dari negara-negara ASEAN sepakat menciptakan perdamaian, meredakan ketegangan, melakukan langkah-langkah kerjasama multilateral dalam menjunjung penerapan hukum Internasional termasuk United Nations Convention on The Law Of The Sea (UNCLOS).

"Kita berharap semua pihak yang terlibat sengketa Laut China Selatan dapat memprioritaskan pendekatan Multilateral dalam mencari solusi terbaik demi terwujudnya sentralitas ASEAN yang damai, aman, stabil dan sejahtera," ujarnya.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:GoNews Group, Internasional, Nasional, Politik

wwwwww