Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
2
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
Politik
23 jam yang lalu
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
3
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
Kesehatan
24 jam yang lalu
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
4
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
5
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
21 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
6
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Politik
21 jam yang lalu
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komisi VII Sepakati Dukungan untuk Kemenristek/BRIN

Komisi VII Sepakati Dukungan untuk Kemenristek/BRIN
Suasana RDP Komisi VII DPR RI dengan Kemenristek/BRIN di Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020). (Foto: Zul/GoNews.co)
Kamis, 10 September 2020 13:11 WIB

JAKARTA – Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menegaskan dukungan atas peningkatan anggaran Dana Abadi Penelitian Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek)/BRIN 2021. Ini dianggap penting, mengingat Indonesia harus berupaya keluar dari pandemi virus Covid-19.

"Komisi VII DPR RI mendukung peningkatan Dana Abadi Penelitian dari Rp3 triliun menjadi Rp5 triliun," bunyi poin ke 4 dari kesepakatan Rapat Komisi VII DPR RI dengan Kemenristek/BRIN yang dibacakan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Eddy Soeparno dari meja Pimpinan.

Hadir secara fisik dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang berlangsung di Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020) itu, Menristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro.

Rapat tersebut juga menyepakati bahwa Komisi VII DPR RI mendesak Menristek/BRIN untuk meningkatkan jumlah program startup inovasi di daerah-daerah berdasarkan masukan dari Anggota Komisi VII DPR RI.

Keenam, Komisi VII DPR RI meminta Menristek dan para Kepala LPMK untuk menyampaikan jawaban tertulis atas semua pertayaan anggota komisi VII dalam RDP, dan disampaikan paling lambat 17 September 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Menristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro menyampaikan rasa terima kasihnya pada Komisi VII DPR RI atas segala dukungan, terlebih soal anggaran.

"Kami berharap aspirasi yang kita tentukan ini dapat diterima di forum yang lebih menentukan sehingga ini akan sangat membantu implementasi teknologi di berbagai kegiatan. Kami juga berkomitmen untuk memperbaiki implementasi teknologi bermasyarakat di tahun 2021," kata Menristek/Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro dalam pernyataan pennutupnya.

Sebagai pengingat, Dana Abadi Penelitian tahun 2020 bahkan belum diterima oleh Kemenristek/BRIN padahal lembaga ini berperan penting dalam penanggulangan Pandemi Covid19, utamanya dalam penelitian dan pengembangan virus serta vaksin lokal Covid-19, serta teknologi penanggulangan Pandemi.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Pemerintahan, Nasional, GoNews Group

wwwwww