Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
2
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
Politik
23 jam yang lalu
DPC Gerindra Bukittinggi Klarifikasi Keterlibatan Kadernya dengan Cawako Petahana
3
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
Kesehatan
23 jam yang lalu
Hasil Tes Swab BIN Diduga Tidak Akurat
4
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
Peristiwa
23 jam yang lalu
Pakai Masker Plastik Kena Razia Polisi, Begini Pose Kocak Kakek Pas Jadi Sorotan
5
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
21 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
6
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Politik
21 jam yang lalu
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Home  /  Berita  /  Politik

Jika Langgar Protokol Kesehatan, Ketua MPR Minta Mendagri dan KPU Batalkan Paslon di Pilkada

Jika Langgar Protokol Kesehatan, Ketua MPR Minta Mendagri dan KPU Batalkan Paslon di Pilkada
Kamis, 10 September 2020 15:55 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo meminta KPU dan Bawaslu bertindak tegas kepada para calon kepala daerah yang melanggar peraturan dan melanggar protokol kesehatan Covid-19.

"Kita mendorong pemerintah dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri agar bersikap tegas apabila ada calon kepala daerah yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan serta mengumpulkan data kepala daerah yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan sebagai bukti pelanggaran yang dilakukan untuk dijadikan dasar penegakan, jika perlu dibatalkan," ujar Bambang Soesatyo saat mmeberikan sambutan dalam acara pelantikan dan mengambil sumpah janji dua anggota Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Fraksi Partai Gerindra.

Menurutnya, pesta demokrasi di tingkat lokal, yaitu Pemilihan Kepala Daerah Serentak di 270 daerah harus disambut dan dimaknainya sebagai kompetisi antar kita, antar saudara, antar sesama anak bangsa. "Sehingga hasilnya merupakan kemenangan kita semua. Pilihan politik boleh beda, tetapi Merah Putih kita sama, dan tetap akan sama selamanya," tandasnya.

Namun Bamsoet juga mengingatkan untuk berhati-hati karena pelaksanaan Pilkada Serentak kali ini juga berpotensi menimbulkan klaster-klaster baru dalam penularan Covid-19. "Untuk itu kita pun perlu mendorong seluruh calon kepala daerah, bahkan memperingatkan mereka agar mematuhi seluruh protokol kesehatan yang berlaku," tuturnya.

Untuk diketahui, Ketua MPR Bambang Soesatyo melantik dan mengambil sumpah janji dua anggota Pergantian Antar Waktu (PAW) dari Fraksi Partai Gerindra.

Kedua anggota PAW MPR adalah Prasetyo Hadi dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VI yang menggantikan Harry Purnomo dan Haerul Saleh dari Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara menggantikan Imran yang meninggal dunia.

Pelantikan tersebut berlangsung di Ruang Delegasi, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (10/9/2020). Hadir dalam pelantikan dan pengucapan sumpah janji anggota MPR PAW ini Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani, Arsul Sani, dan Fadel Muhammad. Sedangkan Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid dan Sjarifuddin Hasan mengikuti pelantikan dan pengucapan sumpah anggota MPR PAW ini secara virtual.***


wwwwww