Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
Sumatera Barat
22 jam yang lalu
Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
2
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
11 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
3
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
23 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
4
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Politik
22 jam yang lalu
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
5
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
GoNews Group
18 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
6
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
14 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Mengenang Kiprah Mendiang Konglomerat Media Jakob Oetama

Mengenang Kiprah Mendiang Konglomerat Media Jakob Oetama
Rabu, 09 September 2020 14:31 WIB
JAKARTA - Jakob Oetama tutup usia tepat di usia 88 tahun. Pria yang akrab disapa JO ini lahir di Magelang, Jawa Tengah tanggal 27 September 1931. Dia adalah wartawan dan salah satu pendiri Surat Kabar Kompas.

Jabatan terakhir yang diemban adalah sebagai Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia. Sebelum mendirikan Kompas, Jakob Oetama merupakan redaktur mingguan "Penabur".

Mengutip laman resmi Korporasi Kompas, Rabu (9/9/2020) setelah lulus sekolah menengah atas (SMA), Jakob pernah menjadi seorang guru di beberapa sekolah pada periode 1952 hingga 1956.

Dirinya juga merupakan lulusan perguruan Tinggi Publisistik Jakarta dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Selain pernah menjadi guru, Jakob juga pernah menjadi seorang legislatif. Pada tahun 1966-1982, dirinya merupakan anggota DPR dari Karya Pembangunan, Golkar. Pada tahun 1987-1999, menjadi anggota MPR dari Utusan Daerah.

Jakob juga aktif di beberapa kegiatan lainnya, seperti menjadi Ketua Serikat Penerbit Suratkabar, Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia pada 1965-1069, bahkan pernah menjadi penasehat Konfederasi Wartawan ASEAN pada tahun 1974.

Selama hidupnya, Jakob Oetama juga dapat banyak penghargaan. Penghargaan pertama yang diraih adalah Bintang Mahaputera Utama dari Pemerintah Indonesia pada tahun 1973.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Umum, Peristiwa

wwwwww