Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
Sumatera Barat
22 jam yang lalu
Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
2
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
11 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
3
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
23 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
4
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Politik
22 jam yang lalu
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
5
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
GoNews Group
18 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
6
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
14 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Kelelahan, Ketua DPRD Meninggal di Kamar Hotel Saat Menginap bersama Janda

Kelelahan, Ketua DPRD Meninggal di Kamar Hotel Saat Menginap bersama Janda
Didin Nurohmat, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Banten ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar Hotel Merilyn, Serpong Utara, Tangsel, Minggu (6/9/2020).
Selasa, 08 September 2020 01:45 WIB

LEBAK - Diduga alami kelelahan, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Didin Nurohmat (37), meningg dunia dalam kamar Hotel Marilyn, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan (Tangsel), Ahad (6/9/2020), sekitar pukul 04.00 WIB.


Dikutip dari Okezone.com, pihak hotel maupun rekannya di Partai Gerindra, sempat memberi keterangan, bahwa Didin check in pada Sabtu, 5 September, sekira pukul 22.16 WIB, seorang diri. Lalu sekira pukul 02.00 WIB, Didin mengeluh sakit dan menghubungi resepsionis hotel.

Namun pihak kepolisian mengungkapkan, Didin tak sendirian menginap, melainkan ditemani seorang wanita berinisial LL (28). LL lah yang kemudian menghubungi resepsionis hotel sekira pukul 02.00 WIB dan memberitahukan bahwa Didin membutuhkan pertolongan medis darurat.

''Jadi kronologisnya saat almarhum bersama rekannya (LL) menginap di sana, di hotel, pada jam 10 malam masuk, jam dua malam mengeluh, karena dadanya. Kemudian rekannya menghubungi petugas front office, dan dihubungi rumah sakit, kurang lebih jam 4 subuh ada bantuan medis yang melakukan pemeriksaan di sana. Setelah itu korban dinyatakan meninggal dunia,'' kata Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan, kepada Okezone, Senin (7/9/2020).

Dilanjutkan Iman, pihaknya telah meminta keterangan beberapa saksi, seperti resepsionis hotel dan LL. Namun begitu, polisi enggan merinci apa hubungan antara korban dengan LL yang tidur menemaninya di kamar hotel.

''Iya teman. Tapi kita belum bisa menyimpulkan apakah pacar, istri, atau mungkin dia rekan kerja itu masih kita dalami,'' ucap Iman.

Iman mengaku, pihaknya tidak melakukan penyelidikan mendalam apakah ditemukan cairan tertentu di kasur dan selimut yang ditiduri korban. Diduga obat yang ditemukan di dalam kamar itu adalah obat untuk meningkatkan stamina, meskipun tak secara spesifik dijelaskan pihak kepolisian.

''Oh tidak, kita tidak melakukan (penyelidikan) ke sana. Iya ada resep obat, secara spesifik saya harus cek lagi. Yang jelas bahwa sampai saat ini pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pada saat sebelum meninggal, ada penanganan medis atas keluhan yang dirasakan oleh almarhum pada dini hari,'' tukas Iman.

Informasi yang dihimpun, LL berstatus janda. Profesinya tercatat sebagai seorang perawat. Dia beralamat di Kampung Bongkok, Maja, Kabupaten Lebak, Banten.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:okezone.com
Kategori:Umum, Peristiwa

wwwwww