Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
Hukum
17 jam yang lalu
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
2
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
Politik
10 jam yang lalu
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
3
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
Hukum
17 jam yang lalu
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
4
Andre Adruano Masuk Barisan Pencetak 1.000 Angka
Olahraga
24 jam yang lalu
Andre Adruano Masuk Barisan Pencetak 1.000 Angka
Home  /  Berita  /  Hukum

Arrival Boy divonis 3 bulan penjara kasus perusakan Kantor Golkar

Arrival Boy divonis 3 bulan penjara kasus perusakan Kantor Golkar
Sidang beragendakan pembacaan putusan majelis hakim di Pengadilan Negeri Kelas I A Padang, Selasa (8-9-2020). ANTARA/Fathul Abdi
Selasa, 08 September 2020 22:42 WIB
PADANG - Majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas I A Padang, Sumatera Barat, memvonis Arrival Boy yang juga Wakil Bupati Sijunjung selama 3 bulan atas kasus perusakan Kantor DPD Partai Golkar pada tahun 2018.

"Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, menjatuhkan pidana penjara selama 3 bulan," kata majelis hakim yang diketuai Ade Zulfina Sari di Padang, Selasa.

Dalam putusan tersebut, majelis hakim menyatakan terdakwa bersalah sesuai dengan dakwaan kesatu JPU, yaitu Pasal 170 Ayat (1) KUHP.

Dalam pertimbangan hakim disebutkan hal yang meringankan terdakwa karena bersikap sopan selama sidang, tidak pernah melakukan tindak pidana, dan telah mengganti biaya kerusakan barang inventaris milik Partai Golkar.

Adapun hal-hal yang memberatkan perbuatan terdakwa selaku wakil bupati dan Ketua DPD Golkar Sijunjung tidak memberikan suri tauladan yang baik kepada masyarakat.

Atas putusan tersebut, Arrival Boy yang hadir langsung ke persidangan menyatakan pikir-pikir apakah akan menerima putusan atau mengajukan banding.

Sikap yang sama juga disampaikan oleh jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Padang Pitria Erwina.

Vonis hakim itu terbilang lebih ringan jika dibandingkan dengan tuntutan JPU yang menuntut selama 5 bulan penjara dengan dakwaan kedua Pasal 406 Ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

Selain Arrival Boy, ada dua terdakwa lainnya dalam perkara yang sama, yaitu Haliman Hamid dan Hartani.

Mereka telah divonis bersalah pada bulan Oktober 2019 dan dijatuhi hukuman 3 bulan penjara.

Sebelumnya, kasus perusakan Kantor DPD Partai Golkar Sumbar saat musyawarah daerah (musda) ulang Partai Golkar Sumbar pada bulan April 2018.

Akibatnya, sejumlah barang-barang inventaris DPD Partai Golkar Sumbar, seperti vas bunga, pot bunga, kaca meja, kaca jendela, dan meja mengalami kerusakan. Kasus ini lalu dilaporkan ke polisi. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Hukum, Sumatera Barat, Padang
wwwwww