Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terungkap, Pengusaha Rental Mobil di Pekanbaru Dibunuh, 2 Pelaku Ditangkap di Panti Pijat
Hukum
14 jam yang lalu
Terungkap, Pengusaha Rental Mobil di Pekanbaru Dibunuh, 2 Pelaku Ditangkap di Panti Pijat
2
Terciduk Sedang Ngamar Bareng Wanita 22 Tahun, Kakek Ini Ngaku Wik-wik 2 Kali Seminggu
Umum
15 jam yang lalu
Terciduk Sedang Ngamar Bareng Wanita 22 Tahun, Kakek Ini Ngaku Wik-wik 2 Kali Seminggu
3
Arief Poyuono Minta Nobar Film G30S harus Dilarang Keras Saat Pandemi
Peristiwa
15 jam yang lalu
Arief Poyuono Minta Nobar Film G30S harus Dilarang Keras Saat Pandemi
4
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
Kesehatan
23 jam yang lalu
Pengamat Bilang, Sejak Dipimpin Luhut, Corona Bukan Mereda Malah Menggila
5
Hari Pertama Kampanye, Kubu Menantu Jokowi Langgar Protokol Kesehatan
Politik
15 jam yang lalu
Hari Pertama Kampanye, Kubu Menantu Jokowi Langgar Protokol Kesehatan
Home  /  Berita  /  Internasional

Saudi Tangkap Qari Terkenal Dunia, Warga: Ini Kampanye Terbuka Singkirkan Islam di Tanah Haramain

Saudi Tangkap Qari Terkenal Dunia, Warga: Ini Kampanye Terbuka Singkirkan Islam di Tanah Haramain
Sheikh Abdullah Basfar. (sindonews)
Senin, 07 September 2020 11:15 WIB

JAKARTA - Otoritas keamanan Arab Saudi dikabarkan menangkap Sheikh Prof Dr Abdullah Basfar. Basfar merupakan ulama terkemuka di Arab Saudi dan salah satu qari (pembaca Alquran) terkenal di dunia.

Dikutip dari Sindonews.com, kabar itu diunggah Prisoners of Conscience, kelompok pemantau tahanan melalui Twitter pada Jumat pekan lalu. Prisoners of Conscience mengabarkan bahwa Sheikh Abdullah Basfar ditangkap pada Agustus lalu.

Namun laporan itu tanpa memberikan rincian lebih lanjut, tentang bagaimana dan di mana dia ditangkap.

''Kami mengonfirmasi penahanan Sheikh Dr Abdullah Basfar sejak Agustus 2020,'' tulis akun Prisoners of Conscience, yang dikutip Middle East Monitor, Ahad (6/9/2020).

Sheikh Basfar adalah seorang profesor di departemen Sharia and Islamic Studies di King Abdul Aziz University di Jeddah. Dia juga mantan sekretaris jenderal dari World Book and Sunnah Organisation.

Laporan tentang penahanan Sheikh Basfar bertepatan dengan laporan tentang penahanan Sheikh Saud Al-Funaisan, yang ditangkap pada bulan Maret.

Al-Funaisan adalah seorang profesor universitas dan mantan dekan fakultas Syariah di Universitas Al-Imam di Riyadh.

Namun, beberapa pihak melalui media sosial memuji penahanan mereka sebagai bagian dari tindakan keras terhadap ekstremisme di kerajaan tersebut, berdasarkan rencana Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman (MBS) untuk mencitrakan Arab Saudi sebagai negara Islam moderat.

Tetapi sejumlah besar orang Saudi mengungkapkan kemarahan mereka atas penahanan para ulama terkemuka tersebut, sebagaimana dilaporkan surat kabar Rai Al Youm. ''Elite yang kita butuhkan ada di penjara,'' kecam seorang warga Arab Saudi di Twitter yang dikutip surat kabar tersebut.

Akun Twitter warga Saudi lainnya berkomentar; ''Ulama kami ditahan secara sewenang-wenang, sementara orang-orang tidak berharga menikmati kebebasan dan menyebarkan korupsi di negara ini. Ini adalah kampanye terbuka untuk menyingkirkan Islam dan menyebarkan kejahatan di tanah Haramain.''

Pemerintah Arab Saudi belum berkomentar atas laporan penangkapan dan penahanan kedua tokoh Muslim tersebut.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Peristiwa, Internasional

wwwwww