Home  /  Berita  /  Sumatera Barat

Bantah Sudutkan Sumbar, Hasto Bilang Puan dan Mega Hobi Bikin Rendang

Bantah Sudutkan Sumbar, Hasto Bilang Puan dan Mega Hobi Bikin Rendang
Jum'at, 04 September 2020 02:13 WIB

JAKARTA - Pernyataan Ketua Bidang Politik dan Keamanan DPP PDIP Puan Maharani bikin heboh. 

Di sela-sela acara pengumuman cagub-cawagub Sumatera Barat, Puan Maharani menyampaikan harapan yang cukup mengejutkan. Bahkan harapan itu pun mengundang tanya bagi beberapa pihak.

Ketua DPR RI itu  berharap agar Sumatera Barat (Sumbar) nantinya bisa menjadi provinsi yang mendukung negara Pancasila.  Ucapan Puan itu pun membuat heboh karena bisa dimaknai Sumbar sekarang tidak mendukung negara Pancasila.

Terkait hal ini, PDI Perjuangan pun langsung memberikan klarifikasi.  Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto menjelaskan maksud pernyataan yang diucapkan Puan.

Hasto menilai, Puan ingin mengingatkan seluruh kader PDIP untuk tetap membumikan Pancasila. Menurut Hasto, Pancasila harus dibumikan di seluruh wilayah Indonesia.

"Maksud Mbak Puan, agar seluruh kader partai mengingatkan bagaimana Pancasila dibumikan. Tidak hanya di Sumbar, tapi juga di Jawa Timur, Jakarta, dan seluruh wilayah NKRI. Pancasila harus dibumikan," kata Hasto melalui konferensi pers virtual.

Lebih lanjut, Hasto menerangkan bahwa Puan dan Megawati Soekarnoputri mengagumi Sumbar. Khususnya keanekaragaman makanannya.

Bahkan, kata Hasto, Megawati sampai meminta Ketua DPD PDIP Sumbar Alex Indra Lukman untuk mengumpulkan resep dan hobi masak rendang. 

Hasto juga berujar bahwa maksud membumikan Pancasila di Sumbar lebih kepada aspek kebudayaan, nasionalisme, serta hal lain dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Sebelumnya Puan menyampaikan ucapan menghebohkan itu di sela-sela pengumuman cagub-cawagub Sumatera Barat.

"Untuk Provinsi Sumatera Barat, rekomendasi diberikan kepada Ir Mulyadi dan Drs H Ali Mukhni. Merdeka! Semoga Sumatera Barat menjadi provinsi yang memang mendukung negara Pancasila," kata Puan.

Pernyataan itu lantas dipertanyakan oleh anggota DPD RI asal Sumbar Alirman Sori.   "Saya balik bertanya, apa dasarnya Puan Maharani menyebut semoga Sumbar menjadi pendukung Pancasila," cetus Alirman.

Ia juga mengatakan bahwa Pancasila sudah final dan tidak ada sangkut pautnya lagi dengan daerah.

Di sisi lain, terkait pernyataannya itu, Puan Maharani pun didesak untuk meminta maaf. "Kami minta Mbak Puan mencabut pernyataan dan meminta maaf ke seluruh masyarakat Sumatera Barat," ungkap jubir Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Handi Risza.***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:Pemerintahan, Politik, Sumatera Barat

wwwwww