Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
Sumatera Barat
21 jam yang lalu
Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
2
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
Hukum
10 jam yang lalu
Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
3
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
Politik
22 jam yang lalu
Rachmawati Soekarnoputri Ditunjuk Jadi Dewan Pembina Gerindra
4
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
Politik
21 jam yang lalu
Sebelum ada Vaksin, Jusuf Kalla Minta Pilkada Ditunda
5
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
GoNews Group
17 jam yang lalu
Syarief Hasan Minta Santri Tingkatkan Pemahaman Empat Pilar
6
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
GoNews Group
13 jam yang lalu
DPR Dorong Komitmen Pemerintah Bangun Transportasi Berbasil Rel
Home  /  Berita  /  Umum

Saat Rayakan Selesainya Penyalinan Bibel, Profesor Barat Puji Alquran karena Isinya Terpelihara

Saat Rayakan Selesainya Penyalinan Bibel, Profesor Barat Puji Alquran karena Isinya Terpelihara
Tiga orang bocah membaca Alquran. (dream)
Kamis, 03 September 2020 07:46 WIB

JAKARTA - Allah SWT menurunkan Alquran dan memeliharanya, sehingga isi kitab suci umat Islam ini terhindar dari perubahan (penambahan atau pengurangan).

''Sesungguhnya Kami yang menurunkan Alquran dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.'' (QS al-Hijr ayat 9).

Terpeliharanya isi Alquran sejak diturunkan hingga saat ini, diakui dan dipuji guru besar dari Universitas Yale, Amerika Serikat, Profesor Hendon.

Pujian ini diungkapkan Hendon kepada Buya Hamka di Universitas Yale pada Oktober 1952. Ketika itu, mereka sedang menghadiri acara merayakan selesainya pekerjaan besar, yakni penyalinan kitab Bibel bahasa Inggris dari salinan yang lama dari zaman pemerintahan King James pada 1612.

Pekerjaan itu dilakukan oleh 40 gereja yang membentuk satu panitia. Mereka bekerja selama 15 tahun untuk menyalin naskah tersebut sesuai dengan bahasa sekarang ini. Bahasa Inggris sudah sangat jauh perkembangannya di banding pada masa King James.

Profesor Hendon menceritakan kepada Buya Hamka mengenai pekerjaan besar itu. ''Beruntunglah tuan orang Islam. Sebab tuan mempunyai Alquran yang tidak usah diperkomitekan dan dipanitiakan. Sebab tuan mempunyai bahasa suci dan tetap. Bahkan, bahasa Arab yang terpakai setiap hari yang harus disesuaikan dengan Alquran. Bukan Alquran yang menyesuaikan dengan perkembangan bahasa."

Tak hanya itu, orisinalitas ayat-ayat Alquran bahkan terjaga hingga kini. Kita bisa uji mushaf tertua dengan usia 1.370 tahun yang ditemukan di Universitas Birmingham pada 2015. Isinya sama dengan mushaf saat ini. Hal ini dikatakan sendiri Profesor Universitas Birmingham yang ahli dalam Kristen dan Islam, David Thomas.

*Dikutip dari Republika.co.id yang menyadur dari Pelajaran Agama Islam 2 oleh Hamka.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Umum

wwwwww