Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Pendidikan
23 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
2
Terinfeksi Virus Corona, Bupati Berau Wafat di RS Pertamina
Kesehatan
18 jam yang lalu
Terinfeksi Virus Corona, Bupati Berau Wafat di RS Pertamina
3
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
Politik
22 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
4
Junaidi Auly Tegaskan Ulama adalah Pemersatu Bangsa
Nasional
18 jam yang lalu
Junaidi Auly Tegaskan Ulama adalah Pemersatu Bangsa
5
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Kemendagri: Kita Semua Harus Sukseskan!
GoNews Group
21 jam yang lalu
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Kemendagri: Kita Semua Harus Sukseskan!
6
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Ekonomi
22 jam yang lalu
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Home  /  Berita  /  Politik

Fadel Muhammad: Perkuat Empat Pilar dengan Peran Aktif Seluruh Rakyat

Fadel Muhammad: Perkuat Empat Pilar dengan Peran Aktif Seluruh Rakyat
Rabu, 02 September 2020 12:04 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
DENPASAR - Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad mengajak masyarakat menjaga serta memperkuat Empat Pilar MPR yakni Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Semua nilai dalam Empat Pilar adalah pegangan hidup seluruh anak bangsa. Salah satunya Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara yang tidak bisa diubah.

"Yang perlu dilakukan adalah pelaksanaannya secara benar untuk membangun bersama-sama bangsa ini ke depan menuju cita-cita dan kesejahteraan semua," katanya, dalam acara 'Temu Tokoh Nasional MPR RI Dalam Rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR RI Bersama Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad kerjasama MPR dengan BEM Universitas Mahendradatta, di kota Denpasar, Bali, Selasa (1/9), yang dihadiri Rektor, dosen dan para mahasiswa.

Selanjutnya, UUD NRI Tahun 1945. Sebagai konstitusi negara, UUD memiliki posisi sentral dalam kehidupan ketatanegaraan Indonesia dan menjadi landasan kuat munculnya sebuah Undang-Undang yang tidak boleh bertentangan dengan konstitusi. Jika terjadi, maka salurannya ada di Mahkamah Konstitusi (MK) yang berwenang melakukan uji materi.

Lalu ada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Dua nilai ini sangat mendasar bagi bangsa Indonesia dalam merawat persatuan bangsa, apapun kondisinya dengan cara saling menghormati perbedaan yang ada baik suku, agama, ras, adat maupun kepercayaan.

"Hal tersebut telah saya jalankan, ternyata dampaknya sangat baik. Sewaktu saya menjabat Gubernur Gorontalo, saya tidak pernah membeda-bedakan rakyat asli Gorontalo atau para transmigran asal daerah lain seperti Bali dan Jawa, semua sama. Mereka juga sangat berperan dan dapat saya andalkan dalam menjalani program-program saya dibidang pertanian terutama jagung. Hasilnya, kami bisa menaikkan produksi jagung sangat besar dan mendapat pengakuan Pemerintah pusat. Pesan yang ingin saya sampaikan adalah, jika kita tetap bersatu maka bangsa kita akan kokoh dan mampu mewujudkan hal-hal besar," tandasnya.***


wwwwww