Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
24 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
2
Pilkada 2020, Tito Tunjuk 4 Pejabat jadi Pjs. Gubernur
GoNews Group
21 jam yang lalu
Pilkada 2020, Tito Tunjuk 4 Pejabat jadi Pjs. Gubernur
3
Anggota Dewan Bermesraan dengan Istri Saat Rapat Virtual Bahas Anggaran, Begini Kejadiannya
Internasional
21 jam yang lalu
Anggota Dewan Bermesraan dengan Istri Saat Rapat Virtual Bahas Anggaran, Begini Kejadiannya
4
RSO Dan Mimi Irawan Berharap Rudy Hartono Cepat Sembuh
GoNews Group
21 jam yang lalu
RSO Dan Mimi Irawan Berharap Rudy Hartono Cepat Sembuh
5
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
Pemerintahan
22 jam yang lalu
HNW: Pencabutan Klaster Pendidikan Bukti RUU Ciptaker Bermasalah
6
TPS Keliling Riskan Kecurangan, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
GoNews Group
23 jam yang lalu
TPS Keliling Riskan Kecurangan, DPR Minta Pemerintah Kaji Ulang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

PPP Terbuka Terima Kader Baru, Soal Ketum ada Prosesnya Sendiri

PPP Terbuka Terima Kader Baru, Soal Ketum ada Prosesnya Sendiri
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi (Awiek). (Foto: Dok. Ist.)
Kamis, 27 Agustus 2020 12:38 WIB

JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi (Awiek), menyatakan partainya terbuka terhadap siapa pun yang ingin bergabung menjadi kader.

"Sebagai partai orientasinya menarik siapapun yang memungkinkan untuk masuk," kata Baidowi melalui pesan singkat, Kamis (27/8/2020).

Tapi bicara penentuan pimpinan partai, kata Awiek, "ada mekanisme internal yang diikuti,".

Baca Juga: PPP Serap Aspirasi soal BUMN Khusus Migas Dalam RUU Ciptaker

Baca Juga: New Normal Fraksi PPP DPR Minta Bukan cuma Mal yang Dibuka

Pernyatan Awiek, menanggapi berita yang opini yang beredar bahwa partai berlambang Kabah itu sebaiknya mendapuk mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo sebagai Ketum mendatang. Jika tidak, PPP disebut bisa tenggelam.

Menurut Awik, bukan hal baru opini politik disebar bahwa PPP akan tenggelam, tak lolos ambang batas pemilu, dan lain-lain, tapi faktanya PPP selalu berhasil melewati opini-opini tersebut.

Baca Juga: Baleg Pastikan Kerja Legislasi Rasional di Tengah Pandemi

"Buat kami diinternal PPP, ya itu masukan yang tetap kami perhatikan namun sekali lagi bukan hal baru," kata Awiek.

Sebelumnya, Kamis yang sama, Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra menyatakan, Gatot Nurmantyo dan Sandiaga Uno bisa menjadi alternatif Ketum PPP mencegah partai tersebut karam sebagai kapal tua.***


Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Politik, Nasional, GoNews Group

wwwwww