Home  /  Berita  /  Politik

Menghormati Orang Tua adalah Bagian dari Implementasi Pancasila

Menghormati Orang Tua adalah Bagian dari Implementasi Pancasila
Kamis, 27 Agustus 2020 20:43 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy

JAKARTA - Anggota MPR RI R. Imron Amin, mengajak generasi muda untuk mempraktekkan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila. Ajakan itu diutarakan Imron, karena dirinya melihat, saat ini banyak anak-anak muda yang kehidupannya makin jauh dari nilai-nilai Pancasila.

"Banyak contoh perilaku anak-anak muda kita yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Di dunia maya, kita kerap menemukan para netizen saling fitnah, mencela dan memaki antara satu dengan yang lain," kata politisi Partai Gerindra itu.

Pernyataan itu disampaikan Imron saat menjadi salah satu narasumber acara "Bicara Buku Bersama Wakil Rakyat" di Ruang Delegasi, Gedung Nusantara V Kompleks MPR/DPR RI, Kamis (27/8/2020).

Kepada para mahasiswa yang hadir pada acara tersebut, Imron mengajak mereka untuk selalu mempelajari dan menggali nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Ia meminta jangan sampai malas untuk menggali nilai-nilai Pancasila, apalagi sampai melupakannya begitu saja.

Saat ini kata Dia, dalam praktik kehidupan sehari-hari, sangat banyak anak muda yang tidak lagi mempraktekkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya, tingkah laku dan kehidupan mereka tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku selayaknya orang Indonesia.

"Banyak anak muda yang tidak memperhatikan sopan santun, adab dan kepatutan dalam bergaul. Untuk hal-hal yang kecil misalnya, banyak anak muda kalau lewat di depan orang tua nyelonong begitu saja, tidak membungkukkan badan sebagai salah satu sikap menghormat pada orangtua," tandasnya.

Sebelumnya, saat memberikan sambutan, Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah mengapresiasi buku berjudul Mencari Telur Garuda. Buku tersebut menarik untuk dibahas karena mengetengahkan beberapa persoalan yang dihadapi lambang Negara Burung Garuda. Antara lain bentuk Garuda yang berbeda, ditiap-tiap daerah.

Menurut wanita yang akrab disapa Bu Titi ini, perpustakaan MPR terbuka melaksanakan acara bedah buku, selama buku yang dibahas sesuai dengan tugas dan fungsi MPR. Terbukti sudah ada berbagai judul buku yang dibahas pada acara tersebut, sebelumnya.

"Acara seperti ini biasanya dilaksanakan hingga dua kali sebulan. Namun, selama pandemi Covid 19 frekwensinya dikurangi, semata-mata untuk mengurangi risiko penularan Korona," kata Siti Fauziah.

Selain Imron, ada dua narasumber yang ikut membahas buku tersebut yaitu penulis buku Mencari Telur Garuda Nanang Hidayat serta Pengamat Geopolitik, Kepala Museum KAA 2008-2012, Drs. Isman Pasha MH. Ikut hadir pada acara tersebut Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah SE.***


wwwwww