Home  /  Berita  /  GoNews Group

PB WI Cari Tempat Pelatnas Wushu

PB WI Cari Tempat Pelatnas Wushu
Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartanto (kiri) dan Menpora Zainudin Amali (kanan) menyaksikan perjanjian kerjasama (MoU) antara Kemenpora yang diwakili oleh PPK PPON Kemenpora, Yayan Rubaeni (kedua kanan) dan dengan Sekjen PB WI, Ngatino.
Rabu, 26 Agustus 2020 16:12 WIB
Penulis: Azhari Nasution

JAKARTA - Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) siap meningkatkan prestasi atlet wushu Indonesia di ajang multi event atau single even internasional. Oleh karena itu, orgaanisasi beladiri asal China yang dipimpin Airlangga Hartarto ini tengah mencari tempat untuk lokasi pemusatan latihan nasional (pelatnas). Hal ini penting karena berbagai kejuaraan dan latihan tertunda karena pandemi virus corona.

Hal itu dikatakan Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartanto usai pembukaan Pelatihan Manajemen Strategi Olahraga Prestasi (cabor wushu dan dayung).

Pada saat bersamaan ia menyaksikan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) dengan Kemenpora yang diwakili oleh Pejabat Pembuat Komitmen Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPK PPON) Kempora, Yayan Rubaeni dan dengan Sekjen PB WI, Ngatino di Jakarta, Selasa (25/8) malam.

“Untuk pelatnas sendiri, ada kurang lebih 34 atlet. Seluruh atlet yang bergabung merupakan hasil pembinaan secara berjenjang dari kelompok umur. Tetapi kami tengah mencari lokasi pelatnas, karena tempat yang biasa kami pakai di Wisma Serbaguna Senayan tengah direnovasi, lalu mau ke GBK Arena ternyata bakal dipakai Panitia Penyelenggara Piala Dunia U-20 (INAFOC). Jadi, kami tengah mencari lokasi pelatnas di sekitar Senayan atau tetap di kawasan Jakarta,” kata Airlangga.

Airlangga yang juga Menko Perekonomian menjelaskan, bantuan dana fasilitasi pelatnas dan pembinaan jangka panjang 2020 untuk cabor wushu sebesar Rp 6,23 miliar. Dana tersebut dialokasikan untuk honorarium, akomodasi, suplemen, peralatan, dan perlindungan kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.Selain itu, juga untuk tiket pemanggilan dan pemulangan atlet, sewa tempat latihan dan jaminan kesehatan dari BPJS Ketenagakerjaan untuk manager, atlet, pelatih, dan tenaga pendukung.

Menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, guna menjadi juara umum di SEA Games Vietnam 2021, PB WI membuat terobosan besar dengan menggunakan sistem sport science. “Ya kami memakai sistem sport science untuk mengetahui aktivitas fisik atlet terutama pascaterhentinya latihan lantaran pandemi Covid-19 sejak Maret lalu,” urai Airlangga Hartarto.

Sementara itu Menpora Zainudin Amali berharap, bantuan dana pelatnas yang diberikan Kempora bisa membantu meningkatkan prestasi cabang olahraga wushu di ajang internasional. Apalagi wushu selama ini menjadi salah satu penyumbang medali di SEA Games atau Asian Games. Namun ia mengingatkan agar pengelolaan dana ini dilakukan secara baik dan tidak diselewengkan.

“Saya ingatkan, sekarang BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) juga memeriksa langsung cabor-cabor, secara random siap-siap saja, agar semua dilaksanakan sesuai perjanjian yang disepakati bersama,” tutupnya. ***


wwwwww