Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
Peristiwa
24 jam yang lalu
Pencabul Anak Kandung Hingga Hamil Tewas Dianiaya Puluhan Tahanan dalam Rutan
2
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
23 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
3
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
Politik
23 jam yang lalu
Bawaslu: Hari Kedua Kampanye, Paslon di 10 Daerah Langgar Protokol Corona
4
Resesi Sosial
Opini
21 jam yang lalu
Resesi Sosial
5
Pilkada Sudah di Depan Mata, Waketum DPP PKB Minta Presiden Tentukan Nama Sekjen KPU
Politik
24 jam yang lalu
Pilkada Sudah di Depan Mata, Waketum DPP PKB Minta Presiden Tentukan Nama Sekjen KPU
6
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
Peristiwa
22 jam yang lalu
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Daniel Johan: Lewat 'Kupon Makan' Donatur Bisa Bantu Warga Terdampak Covid dari Rumah

Daniel Johan: Lewat Kupon Makan Donatur Bisa Bantu Warga Terdampak Covid dari Rumah
Wakil Ketua Komisi IV DPR F-PKB, Daniel Johan saat peluncuran aplikasi "Kupon Makan". (GoNews.co)
Rabu, 26 Agustus 2020 14:17 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV Daniel Johan mewakili Wakil Ketua DPR RI Bidang Korkesra, Muhaimin Iskandar menghadiri acara peluncuran aplikasi Kupon Makan dengan mengusung tema 'Proklamasi di Tengah Pandemi'.

Daniel menjelaskan, pertama kali ide gerakan Kupon Makan ini dari pemberian pertolongan Cak Imin dengan tetangganya ketika mengalami kesulitan menghadapi pandemi Covid-19. Menurutnya, Cak Imin juga yang menjadi donatur pertama dalam program Kupon Makan ini.

"Minimal tentang kita yang kesulitan kita bantu tapi kan sangat terbatas, sampai berkomunikasi intensif dengan para antropolog teknoprenur dengan teman-teman yang lain, nah munculnya ide Kupon Makan," ungkap Daniel dalam acara tersebut, Rabu (26/8/2020).

"Waktu itu bagi kami bisa ga mewujudkan tapi Alhamdulillah akhirnya terwujud meskipun awalnya kita mau launching bulan Mei tetapi ternyata membuat aplikasi itu tidak mudah secara teknik," sambungnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, tantangan terbesar dari peluncuruan Kupon Makan ini yaitu memperbanyak mitra warung dan secara sistem sudah siap berjalan ke Indonesia sampai ke kampung-kampung.

"Tetapi kan tergantung dari Mitra warungnya nih, nah disitu mungkin nnti bisa mendapat masukan bantuan dari UKM termasuk dari Indofood karena mungkin mempunyai jaringan yang sampai di kampung-kampung yang menjual sembako," ujarnya.

Selain itu, aplikasi Kupon Makan ini juga akan bekerja sama secara kelompom dengan Nahdatul Ulama, Muhamadiyah, Konferensi Waligereja Indonesia. Sehingga penerima dapat mengerti jika gerakan ini terverifikasi.

"Semoga aplikasi ini benar-benar bermanfaat dan bukan hanyaa membantu donatur, warga yang kesulitan tetapi juga membantu sektoril berjalan, para warteg, para mitra warung yang menjual sembako dikampung-kampung sebagai penyalur bantuan kepada warteg, sehingga sektoril itu berjalan. Dan yang terpenting lagi, donatur bisa membantu masyarakat tetap dari rumah," tandasnya.

Ide aplikasi 'Kupon Makan' ini kata Daniel, muncul saat pandemi Covid-19 muncul di bulan Maret 2020 lalu. "Pada dasarnya kita ingin berusaha membantu memenuhi makan sehari-hari masyarakat yang terdampak Covid-19. Kita juga ingin para pedagang pun dalam pendapatannya bisa meningkat," ungkap Daniel.

Para donatur pun, kata Daniel, dipermudah jika ingin menyalurkan bantuannya agar secara langsung dapat dirasakan masyarakat. "Sekarang ini, banyak donatur yang ingin membantu, kami sedang berusaha mewujudkannya untuk memudahkannya. Kita juga ingin terus membantu sektoril untuk terus berjalan, warteg jalan, mitra warung jalan, yang jual sembako di warung bisa sebagai penyalur bantuan kepada warga. Dan, kita harap Covid-19 cepat berlalu," tandas Daniel.***


wwwwww