Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
Politik
24 jam yang lalu
Penanganan Covid-19 Amburadul, Komisi I DPR: Biosecurity Indonesia Lemah
2
Resesi Sosial
Opini
22 jam yang lalu
Resesi Sosial
3
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
Peristiwa
23 jam yang lalu
Ditinggal Maju Pilkada 2020, Ini Kata Sekwan Soal Pengganti Tiga Pimpinan DPRD Riau
4
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
Peristiwa
7 jam yang lalu
Edarkan Uang Palsu, Mantan Kepala Dinas Pendidikan Ditangkap Polisi
5
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
Ekonomi
18 jam yang lalu
Kemenkop UKM masih Kejar 2 Juta Pelaku UKM Lagi
6
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Pascasarjana USU Bantu Pecahkan Persoalan Bangsa
Politik
22 jam yang lalu
Ketua MPR Ajak Mahasiswa Pascasarjana USU Bantu Pecahkan Persoalan Bangsa
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ortu Anak Korban Hoax 'Baju Adat China' Model di Uang Rp 75 Ribu Prihatin

Ortu Anak Korban Hoax Baju Adat China Model di Uang Rp 75 Ribu Prihatin
Selasa, 18 Agustus 2020 15:08 WIB
JAKARTA - Seorang anak SD Tarakan, Kalimantan Utara, dituduh memakai pakaian adat China di uang baru Rp 75 ribu. Padahal, baju itu merupakan baju adat suku Tidung, Kalimantan Utara (Kaltara). Orang tua anak itu mengungkapkan rasa prihatin.

Anak tersebut diketahui bernama Muhammad Izzam Athaya. Dia bersekolah di SD 041 Tarakan. Hendra Maulana selaku orang tua Izzan prihatin atas hoax yang tersebar di media sosial itu.

"Saya sebagai orang tua sebenarnya cukup prihatin dengan berita (hoax) itu, namun hikmah dengan adanya berita tersebut yaitu masyarakat Indonesia jadi tahu tentang pakaian adat Tidung," kata Hendra saat dihubungi detikcom, Selasa (18/8/2020).

"Masyarakat Kaltara khususnya bersama-sama berusaha mengklarifikasi terkait kebenaran berita," imbuhnya.

Dia pun bercerita soal momen ketika Izzam dipotret untuk masuk di uang baru peringatan 75 tahun Kemerdekaan RI. Hendra tadinya tidak tahu bahwa foto anaknya akan masuk cetakan uang baru.

"Waktu itu sekitar Agustus 2019 ada tim dari Peruri dan dari BI Kantor Pusat, mengadakan sesi foto dan akan dijadikan database. Ternyata alhamdulillah masuk ke uang Rp 75 ribu," tuturnya.

Sebelumnya, narasi soal hoax baju adat China ramai beredar di media sosial, salah satunya berasal dari pertanyaan akun Twitter @Rianaaa_na09. Akun itu mempertanyakan asal baju adat tersebut. Kemudian ada akun lain yang menjawab baju adat itu berasal dari China. Namun, saat ini pemilik akun @Rianaaa_na09 mengunci akunnya.

Narasi soal baju adat China ini kemudian diteruskan oleh akun anonim @2nd_NN4y4r4. Lagi-lagi baju adat itu disebut berasal dari China.

Namun, hal ini ditepis oleh Bank Indonesia. Bank Indonesia menegaskan baju adat di uang Rp 75.000 dari Kalimantan Utara.

"Ada yang bertanya, itu di tengah sepertinya dari Tiongkok. Itu adalah baju adat dari Kalimantan Utara, yaitu baju adat Suku Tidung," kata Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim, dalam jumpa pers virtual, Selasa (18/8).***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Detik.com
Kategori:Peristiwa, Pemerintahan, GoNews Group

wwwwww