Home  /  Berita  /  Nasional

TNI juga Dilibatkan dalam Agenda Vaksinasi

TNI juga Dilibatkan dalam Agenda Vaksinasi
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andhika Perkasa yang telah ditunjuk sebagai Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 mendampingi Erick Thohir. (Gambar: Tangkapan layar video MABESAD)
Jum'at, 14 Agustus 2020 15:23 WIB

JAKARTA - “Erick Thohir berharap, TNI AD dapat membantu memproduksi vaksin dan memberikan imunisasi di awal tahun depan,” bunyi narasi video publikasi MABESAD yang dikutip, Jumat (14/8/2020).

"Kita sudah siap memproduksi vaksin, per tahun sebanyak 250 juta (dosis, red). Pak KSAD juga menyampaikan, 'dari TNI juga punya,'" kata Erick sembari mengutip pernyataan KSAD Jenderal TNI, Andika Perkasa yang dalam video itu tengah duduk bersebelahan dengan Erick.

"Nah, ini kita gabungan," sambung Erick.

Karena itu, lanjut Erick, TNI harus menjadi yang terdepan memastikan ini, bekerjasama dengan Menteri Kesehatan, Mendiknas, dan PMI (Palang Merah Indonesia), "untuk imunisasi vaksin bisa berjalan lancar selama 1 tahun, bahkan kurang dari satu tahun,".

Mengutip wawancara Najwa Shihab dengan Erick dalam acara Mata Najwa, Erick mengemukakan bahwa time line-nya, vaksinasi akan dilaksanakan sekira bulan Januari atau Februari 2021.

Menteri BUMN RI, Erick Thohir yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19, diketahui memang telah menunjuk KSAD, Jenderal Andhika Perkasa sebagai Wakil Ketua Komite. Peran TNI juga dikuatkan pemerintah melalui Inpres 6/2020 yang diteken presiden awal Agustus ini. 

Sebagai program jangka pendek, kata Erick dalam publikasi MABESAD, Komite harus bisa memastikan bahwa di 83 ribu Kelurahan dan Desa, "memastikan kedisiplinan dari pada masyarakat dalam memakai masker, atau mencuci tangan, atau menjaga jarak (penerapan protokol kesehatan, red), harus dilakukan,". 

Diketahui, agenda sosialisasi protokol kesehatan ini juga didukung oleh PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga) sebagaimana harapan Presiden RI, Joko Widodo. 

Pada Selasa (4/8/2020) lalu, Ketua Tim Penggerak PKK Pusat bersama Mendagri menyambangi kantor Menteri Desa di Kalibata, Jakarta Selatan.

MenDes PDTT, Gus Abdul Halim Iskandar mengatakan, program sosialisasi protokol kesehatan dan pembagian masker, akan didukung oleh penggunaan Dana Desa. 

"Kita jug akan melakukan gerakan masif melalui dana desa untuk pengadaan masker yang produksinya dilakukan oleh Desa. Tapi sosialisasi dan penyerahan masker dari rumah ke rumah dilakukan oleh Ibu-Ibu PKK di bawah koordinasi Ibu Ketua Umum TP-PKK," kata Gus Halim.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Nasional, Kesehatan, GoNews Group

wwwwww