Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
2
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
22 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
20 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
5
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
11 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
6
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Home  /  Berita  /  Peristiwa

Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda

Mahasiswi S2 Tewas Tergantung di Rumah Pacar, Ternyata Tengah Hamil Muda
Ilustrasi jasad wanita. (int)
Jum'at, 14 Agustus 2020 08:03 WIB

MATARAM - LNS, mahasiswi program S2 ditemukan tergantung dalam kondisi tak bernyawa di rumah pacarnya di kawasan Perumahan Royal, Kelurahan Jempong Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 25 Juni 2020 lalu.

Dikutip dari Inews.id, hingga Kamis (13/8/2020), polisi sudah memeriksa sebanyak 23 saksi untuk mengungkap tabir tewasnya LNS. Polisi juga sudah mengolah tempat kejadian perkara dan membongkar makam korban untuk diautopsi di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, pemeriksaan terhadap para saksi tersebut dilakukan karena mereka memiliki keterkaitan dan korelasi dengan kasus tersebut.

''Kekasih korban berinisial R juga sudah kita periksa. Sejauh ini masih terus kami dalami kasusnya,'' katanya.

Terkait penyebab kematian korban, Kadek mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan forensik disebukan karena korban kehabisan oksigen.

Selain itu, dari pemeriksaan uterus atau rahim korban yang sempat diangkat dan diperiksa dokter forensik saat dilakukan autopsi, terungkap bahwa korban dalam keadan hamil muda.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV, tali, bangku, anak panah, dan minyak di sekitar lokasi kejadian.

Dalam waktu dekat, polisi mengagendakan melakukan rekonstruksi kasus tersebut sebelum mengungkap secara resmi penyebab pasti kematian korban.***

Editor:hasan b
Sumber:inews.id
Kategori:Peristiwa, Hukum

wwwwww