Home  /  Berita  /  Hukum

PN Bengkalis Vonis Mati 2 Terdakwa Kasus Narkoba

PN Bengkalis Vonis Mati 2 Terdakwa Kasus Narkoba
Ilustrasi sabu-sabu. (detikcom)
Jum'at, 07 Agustus 2020 08:16 WIB
BENGKALIS - Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Selasa (4/8/2020), menjatuhkan vonis hukuman mati terhadap dua terdakwa kasus narkoba.

Kedua terdakwa, yakni Abdillah Febriadi alias Batak alias Ade Vicent Bin Abas Hasibuan dan Rico Lisando alias Ripo Bin Alm Lisril, sebelumnya dituntut jaksa penuntut umum (JPU) 20 tahun penjara dan denda Rp20 miliar atau subsider 6 bulan.

''Dalam hal ini majelis berpendapat lain terhadap tuntutan tersebut, karena ada hal- hal yang ditemukan dalam fakta persidangan, maka majelis hakim memvonis kedua terdakwa tersebut dengan hukuman mati,'' ungkap Juru Bicara PN Bengkalis Mohd Rizky Musmar, Kamis (6/8).

Windrayanto, sebagai pengacara dari pos bantuan hukum, menyatakan banding terkait vonis mati terhadap dua kliennya tersebut.

Terdakwa Abdillah Febriadi alias Batak alias Ade Vicent Bin Abas Hasibuan merupakan warga Kota Pekanbaru, sedangkan Rico Lisando alias Ripo Bin Alm Lisril merupakan warga Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar.

JPU menjerat keduanya dengan pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

JPU Kejari Bengkalis Irvan Rahmadani Prayogo saat dikonfirmasi mengenai putusan vonis majelis hakim tersebut, menyatakan pikir-pikir dulu.

Abdillah Febriadi (31) dan Rivo Risaldo (24) diduga merupakan komplotan jaringan narkotika internasional. Kasus bermula saat aparat kepolisian mengendus akan masuknya sabu dari Malaysia dalam jumlah besar pada Januari 2020.

Polisi dan petugas terkait langsung menyergap keduanya saat berada di Selat Bengkalis menggunakan kapal patroli. Saat akan ditangkap, komplotan itu sempat lolos, namun akhirnya ditangkap di Jalan Lintas Sungai Pakning, Desa Buruk Bakul, Bukti Batu, Bengkalis dengan barang bukti 19 kg sabu di dalam kendaraan yang mereka tumpangi.***

Editor:hasan b
Sumber:antaranews.com
Kategori:Hukum

GoSumbar.com Gagalkan Pengiriman 7 CPMI ke Timur Tengah, Kepala BP2MI Bertekad Sikat Mafia Sindikasi
GoSumbar.com Rusak Masjid Nurul Jamil, Seorang Pria Ditangkap Warga dan Diserahkan ke Polisi
GoSumbar.com Ikut Beli Miras dan Mabuk Bersama, Gadis 15 Tahun Digilir 4 Pemuda di Tengah Sawah Hingga Pingsan
GoSumbar.com Sidang Perdana Jaksa Pinangki, Nama Burhanuddin dan Hatta Ali Muncul dalam Dakwaan
GoSumbar.com Dua Eks Pejabat PT Asuransi Jiwasraya Dituntut Seumur Hidup dan 18 Tahun Penjara
GoSumbar.com Wafat Ditabrak Wakil Bupati, Polwan Bripka Christin Ternyata Mualaf yang Rajin Bersihkan Masjid
GoSumbar.com Reydonnyzar Moenek masih Menjabat Sekjen DPD RI, Yorrys sebut Implikasi Pidana
GoSumbar.com Saat Suami Shalat Subuh ke Masjid, Istri Masukkan Anggota Satpol PP ke Rumah, Begini Akibatnya
GoSumbar.com Bawa Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi, Anggota DPRD dari Golkar Ditangkap BNN, Ternyata Residivis
GoSumbar.com Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
GoSumbar.com Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
GoSumbar.com Diburu Polisi Hingga ke Sijunjung, Pelaku Jambret yang Tewaskan Istri Purnawirawan TNI Kabur Lewat Loteng, Akhirnya Ditembak
GoSumbar.com Bus Sriwijaya Masuk Jurang Tewaskan 35 Penumpang, Pemilik Dijadikan Tersangka
GoSumbar.com Wafat Usai Melahirkan, Makam Anis Dibongkar OTK, 2 Lembar Kain Kafan Hilang
GoSumbar.com Ribuan Warga Ketapang Mengamuk, TKA China jadi Bulan-bulanan, Dipukuli dan Kabur ke Hutan
GoSumbar.com Cerita Pilu Istri Berkali-kali Dijual Suami Demi Lunasi Utang di Tanah Datar Sumbar
GoSumbar.com Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
GoSumbar.com Nggak Pakai Helm, Cewek SMP Diperkosa Oknum Polantas sebagai Ganti Tilang
wwwwww