Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Pendidikan
16 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
2
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
Peristiwa
18 jam yang lalu
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
3
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
Politik
15 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
4
Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
Nasional
18 jam yang lalu
Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
5
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Ekonomi
15 jam yang lalu
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
6
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Kemendagri: Kita Semua Harus Sukseskan!
GoNews Group
13 jam yang lalu
Pemerintah dan DPR Sepakat Pilkada Dilanjutkan, Kemendagri: Kita Semua Harus Sukseskan!
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Kepala BP2MI: Sindikat Adalah Musuh Bersama dan Penghianat

Kepala BP2MI: Sindikat Adalah Musuh Bersama dan Penghianat
Kepala BP2MI, Benny Rhamdani
Rabu, 05 Agustus 2020 20:37 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
MAKASSAR - Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menyatakan sindikat pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI) non prosedural adalah musuh bersama.

"Ini masalah akut, yaitu sindikat penempatan PMI non prosedural adalah oknum. Kami sepakat sindikat adalah musuh bersama dan penghianat Republik dan Merah Putih," tegas Benny saat diskusi dan pertemuan dengan Mitra kerja dan LSM di kantor UPT BP2MI Makasar, Sulawesi Selatan, Rabu 5/8.

Sesuai arahan Presiden Jokowi, lanjut Benny, sudah sangat tegas untuk menyikat sampai tuntas para sindikat tersebut. Presiden juga telah menegaskan untuk memberikan pelindungan kepada PMI dari ujung rambut hingga ujung kaki.

"Berikan perlakuan hormat kepada mereka, bahkan kita akan siapkan jalur khusus untuk mereka ketika tiba di Bandara saat PMI tiba di tanah air. Negara memang harus hadir untuk PMI," ujarnya.

Benny menegaskan, bahwa Republik ini satu jengkal pun tidak layak dihuni oleh mereka yaitu para sindikat dan mafia. "Jika aparatur saya terlibat dengan oknum dan sindikat ini. Pasti saya akan tindak tegas. Ini adalah terobosan dan saya harap ini bisa direalisasikan di lapangan demi untuk kebaikan dan kesejahteraan PMI," katanya.

Sejak mejabat Kepala BP2MI, Ia mengaku banyak menemukan problem akut terkait nasib PMI. Seperti adanya perbedaan data PMI yang berbeda antara data yang dimilki BP2MI dengan data yang dimilki Kementerian/Lembaga terkait. Selain itu, masih adanya praktik ijon rente yang menjerat PMI.

"Harapan dan mimpi PMI sudah dibajak oleh sindikat ijon dan rente ini. Untuk itu, pelindungan harus diberikan kepada mereka baik di mulai sebelum, saat dan sesudah bekerja. Kita juga ingin semua single data terkoneksi sehingga semua K/L memiliki data yang sama tentang data PMI," ujarnya. ***


wwwwww