Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
Pendidikan
17 jam yang lalu
Jangan Hapus Pelajaran Sejarah!
2
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
Peristiwa
19 jam yang lalu
Tiga Hari Setelah Ibunya Dinikahi, 2 Gadis Kakak Beradik Dicabuli Ayah Tiri
3
Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
Nasional
19 jam yang lalu
Ajukan Praperadilan, Irjen Napoleon Minta Penyidikan Kasusnya Dihentikan
4
DPR minta Cakada jadi 'Influencer' Protokol Kesehatan
Politik
16 jam yang lalu
DPR minta Cakada jadi Influencer Protokol Kesehatan
5
Terinfeksi Virus Corona, Bupati Berau Wafat di RS Pertamina
Kesehatan
11 jam yang lalu
Terinfeksi Virus Corona, Bupati Berau Wafat di RS Pertamina
6
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Ekonomi
16 jam yang lalu
Bekal 10 Kali WTP, Puan Yakin DPR Mampu Jaga Kepercayaan Rakyat
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...

Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Kepala BPS, Suhariyanto. (Foto: Ist.)
Rabu, 05 Agustus 2020 12:05 WIB
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia periode kuartal II-2020 memgalami pertumbuhan negatif sebagaimana sudah diperkirakan.

"Terjadi kontraksi dalam, PDB Q1 kita sudah turun dalam meski year on year masih positif. Dan PDB kuartal II kontraksi negatif 5,32% (year on year)," kata Kepala BPS, Suhariyanto, Rabu (5/8/2020).

Dibandingkan kuartal sebelumnya, PDB kuartal II-2020 ini mengalami kontraksi -4,19%.

CNBC Indonesia menulis, dua kontraksi beruntun secara QtQ membuat Indonesia bisa dibilang sudah masuk ke fase resesi teknikal (technical recession). Pasalnya pada Kuartal I-2020 secara QtQ PDB Indonesia minus 2,41%.

Pada semester I-2019, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh positif 5,06%.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, GoNews Group

wwwwww