Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
Peristiwa
21 jam yang lalu
Heboh, Jenazah Muslimah Dimandikan 4 Pria di RSUD, Suami Almarhumah Dilarang Masuk
2
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Istri Meninggal, Ruslan Buton Ajukan Izin Hadiri Pemakaman
3
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
Nasional
19 jam yang lalu
Mundur dari KPK, Febri: Merawat Keyakinan dan Prinsip Lebih Penting
4
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Indonesia Resesi, 5 Juta Pengangguran Baru Bakal Lahir
5
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Gawat... Kata Kemenkeu, Indonesia Sudah Resesi
6
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
GoNews Group
10 jam yang lalu
Rahmad Darmawan Nilai Pemain Depan Madura United Kurang Tenang
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...

Indonesia Terbilang Masuk Resesi Ekonomi karena...
Kepala BPS, Suhariyanto. (Foto: Ist.)
Rabu, 05 Agustus 2020 12:05 WIB
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia periode kuartal II-2020 memgalami pertumbuhan negatif sebagaimana sudah diperkirakan.

"Terjadi kontraksi dalam, PDB Q1 kita sudah turun dalam meski year on year masih positif. Dan PDB kuartal II kontraksi negatif 5,32% (year on year)," kata Kepala BPS, Suhariyanto, Rabu (5/8/2020).

Dibandingkan kuartal sebelumnya, PDB kuartal II-2020 ini mengalami kontraksi -4,19%.

CNBC Indonesia menulis, dua kontraksi beruntun secara QtQ membuat Indonesia bisa dibilang sudah masuk ke fase resesi teknikal (technical recession). Pasalnya pada Kuartal I-2020 secara QtQ PDB Indonesia minus 2,41%.

Pada semester I-2019, ekonomi Indonesia masih bisa tumbuh positif 5,06%.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Kategori:Ekonomi, Nasional, GoNews Group

wwwwww