Home  /  Berita  /  Lingkungan

BMKG: Intensitas Hujan Mulai Menurun di Sejumlah Wilayah Sumbar

BMKG: Intensitas Hujan Mulai Menurun di Sejumlah Wilayah Sumbar
Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha (Antara/Laila Syafarud)
Selasa, 04 Agustus 2020 12:04 WIB
PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Pariaman memperkirakan intensitas hujan kembali menurun di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar) hingga beberapa hari ke depan.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Minangkabau Yudha Nugraha di Padang, Selasa mengatakan hingga tiga hari ke depan terhitung mulai 4 hingga 6 Agustus 2020, curah hujan cenderung menurun dengan intensitas hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Sumbar, termasuk juga di Kota Padang.

"Kondisi hujan tersebut diperkirakan lebih dominan terjadi pada pagi hingga siang hari di wilayah Sumatera Barat. Sedangkan di Padang sendiri kecenderungan hujan dengan intensitas sedang yang terjadi pada siang hari," kata dia.

Yudha mengatakan saat ini cuaca di Sumbar masih cenderung berawan dengan kelembapan udara berkisar 69 sampai 98 persen dan suhu udara berkisar antara 18 sampai 31 derajat Celsius.

Berdasarkan analisis klimatologi BMKG Minangkabau, hari ini diperkirakan intensitas hujan ringan hingga sedang di wilayah Pasaman, Payakumbuh, Dharmasraya, Pesisir Selatan, dan Solok Selatan.

Kemudian, juga perlu diwaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir atau kilat dan angin kencang pada pagi hingga siang hari masih terjadi di wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, dan Pasaman.

"Kemudian di wilayah Limapuluh Kota, Payakumbuh, Agam, Bukittinggi, Padang Panjang, Pariaman, Padang Pariaman, Tanah Datar, Sijunjung, Sawahlunto, Solok, dan Kabupaten Solok," kata dia.

Lebih lanjut Yudha mengatakan beberapa hari terakhir pihaknya melihat kondisi cuaca di Sumbar relatif berawan, sehingga kondisi tanah cenderung kering dan masih dapat menampung curah hujan.

"Kami mencatat curah hujan pada beberapa terakhir masih dalam kategori sedang dengan curah hujan 53 mm/hari dan tidak termasuk kategori ekstrem," ujar dia.

Dengan demikian kata dia peluang terjadinya bencana alam hidrometeorologi berupa banjir, longsor, dan pohon tumbang juga sangat kecil.

Kendati demikian, ia mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan.

Kemudian perkiraan cuaca untuk dua hari ke depan yaitu pada 5 hingga 6 Agustus 2020 lebih cenderung hujan ringan yang terjadi di wilayah Sijunjung, Dharmasraya, dan Solok Selatan.

"Dan tidak ada peringatan dini untuk dua hari ke depan," kata dia. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Lingkungan, Sumatera Barat

wwwwww